Laporan Wartawan TribunGayo.com Alga Mahate Ara | Aceh Tengah
TRIBUNGAYO.COM, TAKENGON – Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Wilayah Aceh Tengah bersama para Kepala SMA dan SMK se-Kabupaten Aceh Tengah menyalurkan bantuan sosial sekaligus memberikan penghargaan khusus atas aksi heroik seorang siswi dalam musibah kebakaran di Jagong Jeget, Rabu (12/8/2026).
Apresiasi berupa piagam penghargaan dan bantuan khusus diserahkan langsung oleh Kacabdin Wilayah Aceh Tengah, Muslim Ibrahim, S.STP., kepada Ismayani, siswi SMKN 4 Takengon.
Penghargaan tersebut diberikan atas keberanian luar biasa Ismayani yang nekat menerobos bahaya demi menyelamatkan seorang balita saat kobaran api melahap permukiman warga pada musibah kebakaran yang terjadi Minggu (9/8/2026) lalu.
Baca juga: Kisah Ismawati Jatuh Pingsan Usai Selamatkan Balita dari Kebakaran di Jagong Jeget, Aceh Tengah
Aksi spontan dan berani itu dinilai menjadi inspirasi serta teladan nyata dalam pembentukan karakter pelajar di Aceh Tengah.
Selain memberikan penghargaan khusus, rombongan Cabdin dan para kepala sekolah menyalurkan bantuan serta santunan kepada warga sekolah yang turut menjadi korban kebakaran.
Muslim Ibrahim menyebutkan, tercatat ada 16 orang siswa dan 3 orang guru di bawah naungan Cabdin Aceh Tengah yang terdampak musibah tersebut:
Bagi para korban di lingkungan pendidikan, Cabdin menyalurkan santunan tunai sebesar Rp1 juta untuk masing-masing siswa dan Rp1,5 juta untuk setiap guru, dilengkapi dengan perlengkapan sekolah serta kebutuhan pokok. Rombongan juga mendatangi posko pengungsian untuk menyerahkan bantuan logistik dasar bagi warga terdampak.
Seluruh bantuan dan santunan tersebut merupakan hasil penggalangan dana solidaritas yang dihimpun secara bersatu padu oleh jajaran kepala sekolah di bawah naungan Cabdin Wilayah Aceh Tengah.
"Kehadiran kami di sini adalah bukti nyata bahwa kalian adalah bagian dari kami, bagian dari seluruh SMA dan SMK di Aceh Tengah. Kami merasakan apa yang kalian rasakan. Semoga bantuan ini dapat membantu anak-anakku serta bapak dan ibu guru agar bisa segera kembali beraktivitas serta bersekolah sebagaimana mestinya," ujar Muslim.
Melalui penyaluran bantuan dan apresiasi ini, diharapkan para guru serta siswa yang tertimpa musibah dapat segera bangkit dari trauma bencana dan kembali menata aktivitas belajar mengajar seperti sediakala. (*)