Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mengajak PT Telkom untuk memperkuat kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi dalam pengembangan riset dan inovasi di bidang kecerdasan artifisial (AI), komputasi, serta keamanan digital.

Dalam keterangan di Jakarta, Kamis, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyampaikan bahwa pihaknya memiliki kapasitas riset yang relevan dengan kebutuhan pengembangan teknologi strategis, termasuk AI, komputasi, dan teknologi pendukung semikonduktor.

"Berbagai riset di perguruan tinggi, sebenarnya sejalan dengan kebutuhan, termasuk Telkom tentunya. Kita ada riset mengenai AI dan semikonduktor. Jadi, kami sangat senang kalau nantinya risetnya bisa sejalan," kata Brian.

Mendiktisaintek menekankan pentingnya mempertemukan kepakaran yang dimiliki perguruan tinggi dengan kebutuhan nyata industri.

Menurutnya, salah satu tantangan yang masih perlu dijembatani adalah bagaimana riset dapat berlanjut hingga menghasilkan pemanfaatan yang memiliki nilai komersial.

"Memang kita sering risetnya itu mungkin tidak berlanjut sampai kepada kebutuhan yang punya nilai komersial, namun policy recommendation," ujar dia.

Brian berharap penguatan hubungan antara perguruan tinggi dan industri diharapkan dapat membuka ruang bagi riset yang lebih relevan dengan kebutuhan teknologi strategis sekaligus mendorong pemanfaatan hasil riset secara lebih luas.

Diketahui, Mendiktisaintek Brian Yuliarto menerima audiensi PT Telkom bersama jajaran pada Selasa (11/8). Dalam pertemuan tersebut, pembahasan juga menyoroti pentingnya hilirisasi dan komersialisasi hasil riset.

Pertemuan juga membahas dukungan Telkom terhadap Sekolah Garuda. Secara langsung, PT Telkom menyampaikan apresiasi atas kesempatan untuk mendukung Sekolah Garuda di empat lokasi dan menyatakan kesiapan memberikan dukungan lebih luas.