TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Pelaksanaan hari ketiga Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Rabu (12/8), berlangsung istimewa dengan kehadiran Jaksa Agung Muda Intelijen, Prof. Dr. Reda Manthovani, SH., MH.
Kehadiran pejabat Kejaksaan Agung Republik Indonesia tersebut merupakan bagian dari agenda kunjungan kerjanya di Provinsi Gorontalo. Di sela kesibukannya, Prof.
Reda menyempatkan waktu untuk bertemu dengan mahasiswa baru UNG yang sedang menjalani masa orientasi sekaligus memberikan pembekalan sebagai bekal dalam menempuh kehidupan akademik.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Reda mengajak mahasiswa baru untuk menjalani proses perkuliahan dengan sungguh-sungguh.
Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam belajar dan menjalankan setiap tahapan pendidikan agar mahasiswa mampu menyelesaikan studi sesuai target serta meraih hasil akademik yang membanggakan.
Baca juga: Rektor Eduart Wolok Sambut Mahasiswa Baru UNG, Ingatkan Tantangan Kuliah Jadi Pembentuk Karakter
“Konsisten itu sangat penting, karena selama perjalanan kuliah akan banyak cobaan dan hambatan yang akan dihadapi. Hal ini akan tentunya akan membuat mahasiswa terkadang berhenti berjuang ataupun lulus dengan tidak maksimal. Olehnya mahasiswa harus konsisten dengan keinginan untuk menyelesaikan pendidikan di UNG,” ungkapnya.
Selain mendorong mahasiswa untuk serius menjalani perkuliahan, Prof. Reda Manthovani juga mengingatkan pentingnya membangun relasi dengan orang-orang yang memberikan pengaruh positif.
Menurutnya, jejaring pertemanan yang sehat dapat menjadi bekal berharga untuk mengembangkan kemampuan, menunjang prestasi akademik, hingga membuka peluang karier di kemudian hari.
Prof. Reda turut mengingatkan bahwa masa depan mahasiswa tidak terlepas dari proses yang mereka jalani selama berada di lingkungan kampus.
Karena itu, mahasiswa baru diminta sejak awal menetapkan cita-cita dan target yang ingin dicapai.
Target tersebut, lanjutnya, perlu diiringi usaha dan kerja keras sejak masih menempuh pendidikan.
Dengan mempersiapkan diri secara matang dan konsisten, mahasiswa diharapkan mampu membawa cita-cita yang telah ditetapkan menjadi kenyataan setelah menyelesaikan masa studinya.
“The power of mind itu penting untuk diterapkan bukan untuk dihayalkan. Apa yang diingkan harus diterapkan sejak jauh hari sebelumnya. Upaya untuk meraih keinginan itu harus dilatih dan dibentuk sejak dini,” tuturnya.
Prof. Reda juga mengingatkan kepada mahasiswa untuk tidak hanya fokus dalam memperkaya ilmu pengetahuan saja, namun juga perlu memperkuat karakter maupun keterampilan, serta harus menjadi individu yang produktif dan kreatif.
Rektor UNG Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., menyebut Kehadiran Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen tersebut, memberikan warna tersendiri dalam rangkaian PKKMB UNG. Pesan yang disampaikan menjadi pengingat bagi mahasiswa baru bahwa perjalanan mereka di perguruan tinggi bukan sekadar proses memperoleh gelar, tetapi merupakan fase penting untuk membentuk pribadi, memperluas jaringan, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan masa depan. (***/UNG)