TRIBUNMANADO.CO.ID — Keterbatasan ekonomi tidak menjadi alasan bagi Kevin Giovani Turang untuk berhenti mengejar pendidikan.
Dengan kerja keras, dukungan keluarga, beasiswa, serta keyakinannya kepada Tuhan, pemuda asal Kinamang ini akhirnya berhasil meraih gelar Sarjana Pendidikan Agama Katolik (S.Pd) di Sekolah Tinggi Pastoral (STP) Don Bosco Tomohon.
Bukan hanya menyelesaikan pendidikan dalam waktu empat tahun, Kevin juga keluar sebagai lulusan terbaik.
Ia meraih predikat cum laude pada Sidang Senat Terbuka Wisuda Program Sarjana STP Don Bosco Tomohon, Kamis (13/8/2026).
Wisuda yang berlangsung di Aula Van Meurs, Paroki Trinitas Mahakudus Paslaten, Kota Tomohon, menjadi momen yang spesial bagi Kevin.
Masih mengenakan pakaian wisuda, Kevin mengenang perjalanan panjang yang membawanya hingga meraih pencapaian tersebut.
“Pertama, saya sebenarnya tidak menyangka. Tetapi di sisi lain saya merasa bangga dengan diri sendiri,” ujar Kevin saat diwawancara Tribun Manado.
Ia bilang, keberhasilannya meraih gelar sarjana terasa begitu berarti karena ia berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
Kondisi tersebut membuat biaya pendidikan menjadi salah satu tantangan terbesar yang harus ia hadapi.
Namun, Kevin tidak berjalan sendirian.
Ia mendapat dukungan dari keluarga, saudara, pihak kampus, hingga bantuan beasiswa yang memberinya kesempatan untuk terus menempuh pendidikan.
“Orang tua tidak mampu menyekolahkan sampai jenjang sarjana. Tetapi dengan bantuan, kerja keras, baik dari orang tua maupun dari saya sendiri, juga bantuan saudara dan dari kampus melalui beasiswa, saya diberi kesempatan untuk menempuh pendidikan,” tuturnya.
Kesempatan itu kemudian ia manfaatkan sebaik mungkin.
Empat tahun menjalani perkuliahan akhirnya terbayar lunas dengan toga yang dikenakannya hari ini.
Kevin juga tumbuh dalam situasi keluarga yang tidak mudah.
Sejak lahir, ia tidak dibesarkan bersama ayahnya.
Ia menceritakan, sang ibu harus merantau untuk mencari pekerjaan.
Sementara dirinya dibesarkan oleh keluarga di kampung halaman, Desa Kinamang, Kabupaten Minahasa Selatan.
Saat menjalani perkuliahan di Tomohon, Kevin tinggal bersama saudaranya.
Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanannya menyelesaikan studi.
“Selama empat tahun ini memang keluarga saya, kalau mau dibilang untuk membantu saya kuliah itu sangat minim. Ada beasiswa, walaupun beasiswa kadang tidak cukup untuk membayar banyak kebutuhan. Tetapi ada saudara, pastor dan banyak pihak yang membantu,” katanya.
Di balik toga dan predikat cum laude yang diraihnya, tersimpan cerita soal perjuangan melewati berbagai tantangan selama menjadi mahasiswa.
Kevin mengaku tidak semua proses perkuliahan berjalan mulus.
Ada banyak tantangan yang harus dihadapi.
Lelah, putus asa hingga jalan buntu akibat tugas yang cukup menumpuk.
Namun, ia memilih untuk tidak menyerah dan menyerahkan setiap persoalan kepada Tuhan.
“Kalau mau dibilang banyak masalah. Tetapi saya hanya menyerahkan semuanya itu kepada Sang Pencipta. Tanpa saya sadari, apa pun yang menjadi tantangan saya selalu ada jalan keluar,” ungkap pria kelahiran 24 Desember 2003 ini.
Satu per satu persoalan ia lewati.
Baginya, keyakinan dan usaha harus berjalan bersama.
Kini, setelah menyandang gelar sarjana, Kevin belum ingin buru-buru melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Ia berencana bekerja terlebih dahulu sesuai kompetensi yang telah diperolehnya selama kuliah.
Setelah memiliki pengalaman kerja selama beberapa tahun, ia baru akan mempertimbangkan untuk kembali melanjutkan studi.
Kepada teman-teman yang masih menjalani perkuliahan, Kevin berpesan agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi proses yang sulit.
Perjalanan pendidikan memang tidak selalu mudah.
Bahkan ada saat-saat ketika seseorang merasa tidak mampu lagi melewati persoalan yang dihadapi.
Namun, ia percaya selalu ada jalan ketika seseorang terus berusaha dan menyerahkan pergumulannya kepada Tuhan.
“Ketika kita kuliah, kita melewati banyak proses yang kadang tidak mudah. Kadang kita sendiri merasa tidak mampu untuk melewati. Tetapi ketika kita menyerahkan semuanya kepada Tuhan, apa pun masalahnya, apa pun rintangannya, itu semua akan dapat teratasi,” pesannya. (Pet)
- Nama lengkap: Kevin Giovani Turang
- Tempat, tanggal lahir: Kinamang, 24 Desember 2003
- Pendidikan: Sekolah Tinggi Pastoral (STP) Don Bosco Tomohon
- Gelar: Sarjana Pendidikan Agama Katolik (S.Pd)
- Prestasi: Lulusan terbaik, predikat cum laude
- Hobi: Menulis
- Facebook: Kevin (Kevin Turang)
- Instagram: @kevingiovany03