Seri Le Mans Asia Hanya Akan Balapan di Eropa pada Musim Depan
Dewi Rahayu August 13, 2026 07:10 PM

Seri Le Mans Asia, sebuah kejuaraan balap dengan regulasi ACO yang secara teori ditujukan untuk menghadirkan balap prototipe dan GT ke Asia, akan menjalankan seluruh kalender 2026–2027 di Eropa. Dengan demikian, ajang ini pada praktiknya menjadi seri ketiga yang memakai variasi perangkat aturan tersebut di Benua Eropa, bergabung dengan Seri Le Mans Eropa yang memang berbasis alami di Eropa serta Kejuaraan Ketahanan Dunia FIA yang juga berpusat di Eropa.

Akhir pekan balapan dua putaran di Prancis, Spanyol, dan Portugal akan membentuk kalender enam balapan untuk seri ini, yang menjadi yang pertama memperkenalkan susunan pembalap pro-am di kategori Le Mans Hypercar konvergen yang telah menjadi kelas tertinggi baik di IMSA maupun WEC sejak 2023. Seluruh ajang dipindahkan ke Eropa sebagai akibat dari konflik yang masih berlangsung di Iran, yang dampaknya meluas ke wilayah dekat sirkuit tuan rumah Seri Le Mans Asia yang biasanya berada di Dubai dan Abu Dhabi. Dengan secara efektif membatalkan dan memindahkan tanggal-tanggal tersebut, seri ini mengikuti Formula 1 dan FIA WEC yang juga menggeser balapan mereka seiring situasi tersebut berlanjut.

Meskipun tanggal-tanggal Eropa dalam jadwal baru ini merupakan keanehan yang muncul akibat persoalan kawasan tertentu, pergeseran bertahap ke arah barat dalam kejuaraan ini sebenarnya sudah menjadi masalah berkelanjutan sejak masa pandemi. Sepanjang dekade 2010-an, Seri Le Mans Asia menggelar balapan di pasar regional utama seperti Jepang, Tiongkok, Thailand, Australia, dan Malaysia; setelah 2020 dan pandemi COVID-19, seluruh kejuaraan ini dipadatkan menjadi dua akhir pekan dua putaran di Uni Emirat Arab.

Jadwal yang tidak biasa itu tetap bertahan lama bahkan setelah kekhawatiran terkait COVID mereda, sehingga hanya Malaysia yang sempat kembali masuk ke kalender seri ini untuk waktu singkat. Tanpa adanya balapan di Malaysia yang dijadwalkan pada 2026 atau 2027, kalender musim tersebut tampaknya akan kembali menjadi seri dua akhir pekan di Dubai dan Abu Dhabi yang bertetangga, seandainya perubahan jadwal ini tidak diwajibkan.

Sebagai akibat dari perubahan kalender tersebut, seri ini untuk sementara akan berganti nama menjadi Seri Le Mans Musim Dingin. Mengingat pengumuman itu dimuat di situs web Seri Le Mans Asia dan dalam judulnya tetap menyebut kategori tersebut sebagai “Seri Le Mans Asia”, penamaan baru itu tampaknya baru bersifat resmi sebagian. Hasil akhirnya adalah salah satu keputusan penyusunan kalender balap paling ganjil dalam beberapa waktu terakhir, tetapi setidaknya ini berarti enam balapan tambahan dengan mobil-mobil balap Le Mans kelas utama akan berlangsung di antara bulan-bulan balap yang biasanya sepi, yakni dari November hingga Februari.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.