Antisipasi Karhutla, Lampung Selatan Perkuat Kesiapsiagaan Lintas Instansi
Daniel Tri Hardanto August 13, 2026 08:19 PM

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah musim kemarau dan fenomena El Nino, Polres Lampung Selatan menggelar apel kesiapsiagaan bersama lintas instansi, Kamis (13/8/2026).

Baca juga: Cegah Karhutla, Polres Pringsewu Perkuat Deteksi Dini hingga Edukasi Masyarakat

Apel yang berlangsung di lapangan apel Mapolres Lampung Selatan sekitar pukul 08.00 WIB itu melibatkan unsur Forkopimda, TNI-Polri, BPBD, Damkar, Basarnas, Dinas Kehutanan, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, PMI serta sejumlah instansi terkait.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Deddy Kurniawan mengatakan, penanganan karhutla membutuhkan sinergi seluruh pihak, mulai dari upaya deteksi dini, pencegahan, pemadaman hingga penanganan dampak terhadap masyarakat.

Menurutnya, kondisi kemarau yang diperparah ancaman El Nino pada 2026 membutuhkan kewaspadaan lebih tinggi dibandingkan kondisi normal.

"Menghadapi fenomena El Nino tahun 2026 ini, kita tidak sedang berhadapan dengan musim kemarau biasa. Kondisi ini menuntut kewaspadaan ekstra dari kita semua," kata Deddy.

Ia menegaskan, setiap potensi karhutla harus segera ditangani sebelum api meluas dan sulit dikendalikan.

Deddy juga meminta seluruh jajaran memperkuat deteksi dini dengan memanfaatkan teknologi yang tersedia, di antaranya Dashboard Lancang Kuning Polri, SIPONGI Kementerian Kehutanan serta informasi titik panas atau hotspot dari BMKG.

Setiap hotspot yang terdeteksi, lanjut dia, harus segera diverifikasi di lapangan melalui ground check.

"Jangan menunggu api membesar. Setiap hotspot yang terdeteksi harus segera diverifikasi dan dilakukan pemadaman awal secara cepat," ujarnya.

Selain kesiapan personel, Deddy menekankan pentingnya memastikan ketersediaan sumber air yang menjadi salah satu faktor utama dalam proses pemadaman karhutla.

Dalam apel tersebut, personel gabungan dari Polres Lampung Selatan, Kodim 0421/Lampung Selatan, Damkar, BPBD dan Satpol PP juga memastikan kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan kebakaran.

Pemeriksaan dilakukan terhadap kendaraan operasional, mobil tangki, mesin pompa, selang pemadam, drone pemantau hingga alat pelindung diri (APD).

Kesiapan peralatan tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh unsur dapat bergerak cepat apabila terjadi kebakaran hutan maupun lahan di wilayah Lampung Selatan.

Deddy mengatakan, koordinasi dan pembagian tugas antarlembaga juga harus dipastikan berjalan efektif ketika terjadi Karhutla.

kesiapsiagaan kita di lapangan, kecepatan respons, dan komitmen bersama adalah kunci bentuk pengabdian kita untuk menjaga kelestarian alam sekaligus melindungi masyarakat Lampung Selatan," pungkasnya.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus ) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.