El-Nino Melanda, Disdamkarmat Minsel Salurkan Air Bersih ke Warga Wanga dan Wanga Amongena
Ventrico Nonutu August 13, 2026 08:51 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID, Amurang - Dampak fenomena El-Nino yang ditandai dengan kondisi cuaca yang lebih kering dan berkurangnya ketersediaan air mulai dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Merespons kondisi tersebut, Pemerintah melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di Desa Wanga dan Desa Wanga Amongena, Kecamatan Motoling Timur.

Penyaluran air bersih ini merupakan bentuk kepedulian Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, S.H sekaligus respons pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat yang mengalami keterbatasan pasokan air akibat kondisi kemarau dan menurunnya debit sejumlah sumber air.

Kepala Kadis Disdamkarmat Minsel, Nixon Mukuan menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama ketika warga menghadapi kondisi yang menyulitkan pemenuhan kebutuhan dasar.

“Kita diperintahkan oleh Bupati untuk hadir membantu masyarakat. Ketika masyarakat mengalami kesulitan air bersih, kami akan berupaya memberikan pelayanan dan bantuan sesuai dengan kemampuan serta kebutuhan di lapangan,” ujar Kadis, saat dikonfirmasi, Kamis (13/8/2026).

Menurutnya, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang harus mendapatkan perhatian serius. 

Karena itu, bupati menginstruksikan jajaran Disdamkarmat untuk mengambil langkah cepat dalam membantu warga yang terdampak kekeringan.

Armada Disdamkarmat Minsel dikerahkan untuk mengangkut dan mendistribusikan air bersih ke Desa Wanga dan Wanga Amongena.

Petugas kemudian menyalurkan air kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari warga. Masyarakat menyampaikan apresiasi atas kepedulian pemerintah daerah yang turun langsung memberikan bantuan di tengah kondisi berkurangnya ketersediaan air.

Bagi masyarakat di wilayah yang mengalami kekurangan air, bantuan tersebut sangat berarti. Air yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga sehari-hari, terutama ketika sumber air di lingkungan permukiman tidak lagi mencukupi,” tandasnya.

Kadis mengatakan, penyaluran air bersih tidak hanya dipandang sebagai kegiatan pelayanan, tetapi juga merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam situasi yang membutuhkan respons cepat.

“Ini adalah bagian dari pelayanan kepada masyarakat. Kami tidak ingin masyarakat yang sedang mengalami kesulitan merasa berjalan sendiri. Pemerintah harus hadir dan memberikan solusi sesuai kondisi yang dihadapi,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan.

Apabila masih terdapat wilayah yang mengalami kekurangan air bersih, Disdamkarmat akan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa untuk melihat kebutuhan serta menentukan langkah penanganan.

“Kondisi El-Nino memang dapat meningkatkan risiko kekeringan di berbagai daerah. Minimnya curah hujan dalam periode tertentu dapat menyebabkan sumber-sumber air mengalami penurunan debit. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat berdampak terhadap aktivitas masyarakat, terutama mereka yang bergantung pada sumber air lokal,” jelasnya.

(TribunManado.co.id/Fer)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.