Tampil Perdana di DBL Dance, Ethereal Ciputra Kasih Suguhkan Semangat Pejuang Srikandi
Pipit Maulidya August 13, 2026 09:32 PM

 

SURYA.CO.ID - Ethereal, tim dance SMA Ciputra Kasih, tampil perdana di AQUA DBL Dance 2026 East Java-North dengan membawa kisah Srikandi ke atas panggung.

Penampilan tersebut berlangsung di DBL Arena Surabaya, Rabu (12/8), bertepatan dengan hari ketujuh kompetisi.

Srikandi dipilih sebagai inspirasi karena sosok perempuan dalam pewayangan Jawa itu dikenal tidak hanya memiliki kaitan dengan Arjuna, tetapi juga sebagai seorang pejuang yang berani berada di garis depan.

Melalui konsep tersebut, Ethereal ingin menyampaikan pesan mengenai keberanian sekaligus pemberdayaan perempuan.

Baca juga: Debut di DBL Arena, Suporter Ciputra Kasih Siapkan Dukungan dan Identitas Kuda Hitam

Karakter Srikandi diterjemahkan ke dalam sejumlah bagian koreografi. Salah satunya terlihat ketika para dancer menggunakan gerakan yang menggambarkan aksi memanah dengan busur dan panah.

Ketua Ethereal, Kzy Kwandy, mengatakan adegan tersebut menjadi gambaran Srikandi sebagai seorang pejuang sekaligus simbol kekuatan perempuan.

“Scene itu sebagai wujud Srikandi sebagai lambang dari woman empowerment,” ujar Kzy.

Menurut Kzy, keberanian Srikandi untuk terlibat langsung dalam peperangan menjadi salah satu nilai yang ingin disampaikan Ethereal melalui penampilan mereka.

Dalam kisah Baratayuda, Srikandi memang memiliki peran penting ketika menghadapi salah satu panglima besar dari pihak Kurawa.

“Jadi ibaratnya kami sebagai penari yang berjuang,” lanjut siswi kelas 12 tersebut.

Pesan tersebut kemudian diarahkan kepada para perempuan agar tidak takut menghadapi berbagai tantangan. Ethereal juga ingin mengajak perempuan terus berusaha mengejar impian yang mereka miliki.

Perkuat Karakter Srikandi Lewat Kostum

Tidak hanya melalui koreografi, karakter Srikandi juga diperkuat lewat kostum yang dikenakan para anggota Ethereal.

Mereka mengambil sejumlah elemen dari busana Srikandi, termasuk atribut busur dan panah. Elemen tersebut kemudian dipadukan dengan sentuhan gaya kimono agar tampilan visual mereka semakin kuat.

“Kami juga padukan dengan style kimono dengan dikaitkan ke belakang biar nggak terlalu kosong di bagian atasnya,” jelas Kzy.

Konsep tersebut harus disiapkan dalam waktu yang cukup singkat. Ethereal hanya memiliki waktu kurang dari satu bulan untuk mempersiapkan penampilan mereka di AQUA DBL Dance 2026 East Java-North.

Keikutsertaan SMA Ciputra Kasih bahkan baru dipastikan setelah sebelumnya berada dalam daftar tunggu.

Begitu mendapat kepastian tampil, para anggota Ethereal langsung menentukan konsep yang dianggap sesuai dengan tema “100 persen Indonesia”.

Keterbatasan waktu membuat komunikasi dan kerja sama antarpersonel menjadi hal penting dalam proses persiapan.

“Info sekolah kami main di DBL ini cukup mendadak, karena kami masuk waiting list. Setelah dikonfirmasi kalau Ciputra Kasih masuk line up, kami langsung buru-buru menentukan konsep yang sesuai dengan tema ‘100 % Indonesia’,” ungkap Kzy.

Sempat Gugup Sebelum Tampil

Sebagai pendatang baru di AQUA DBL Dance East Java-North, para anggota Ethereal sempat merasakan gugup sebelum tampil di hadapan penonton DBL Arena.

Besarnya panggung dan atmosfer kompetisi menjadi tantangan tersendiri bagi tim dance SMA Ciputra Kasih.

Namun, dukungan antaranggota membuat mereka mampu mengatasi rasa gugup tersebut dan tampil sesuai konsep yang telah dipersiapkan.

“DBL ini kan acara yang besar jadi pasti nervous, tapi untungnya kami bisa atasi dengan support each other,” tutup Kzy.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.