Kemlu Konfirmasi Satu WNI ABK MV Tihamah Masih dalam Pencarian di Yaman
Malvyandie Haryadi August 13, 2026 09:38 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) melalui KBRI Muscat mengonfirmasi bahwa satu WNI anak buah kapal (ABK) MV Tihamah masih dalam pencarian oleh otoritas Yaman setelah kapal tersebut diserang drone di wilayah Yaman, Selasa (11/8/2026).

Konfirmasi ini disampaikan Direktur Pelindungan WNI (PWNI) Kemlu RI, Heni Hamidah berdasarkan nota verbal yang dikirim Kemlu Yaman. 

"Pagi ini kami mendapatkan konfirmasi melalui nota verbal dari Kementerian Luar Negeri Yaman yang menyatakan bahwa ABK yang ketiga ini dalam kondisi hilang, jadi belum ditemukan," kata Heni dalam konferensi pers di Kantor Kemlu RI, Jakarta Pusat, Kamis (13/8/2026).

Sebagai informasi kapal MV Tihamah membawa 11 ABK, yang terdiri atas delapan warga negara Pakistan dan tiga WNI. Serangan terjadi ketika kapal sedang bersandar di Pelabuhan Bab Al Mandab, Murad, Yaman.

Dua dari tiga WNI berhasil selamat. Keduanya alami luka ringan akibat serpihan. Namun satu WNI masih dilaporkan hilang dan tengah dalam proses pencarian. 

Kemlu RI mengintensifkan komunikasi dan koordinasi dengan otoritas Yaman untuk memantau perkembangan terbaru pencarian. 

"Mereka (otoritas Yaman)akan menginformasikan pada kesempatan pertama apabila terdapat update terkait upaya pencarian kepada ABK yang hilang ini," ungkap Heni.

Di sisi lain KBRI Muscat juga terus melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan perlindungan bagi para ABK tersebut, termasuk mempersiapkan fasilitasi kepulangan ke tanah air setelah kondisi dan situasi memungkinkan. 

"Sementara itu secara bersamaan kami di Direktorat PWNI bersama-sama Ditkapel Kemenhub juga melakukan family engagement untuk bertemu dengan keluarga para ABK ini untuk menjelaskan penanganan dan situasi terkini yang disampaikan kepada keluarga," katanya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.