TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK — Pebulu tangkis muda berbakat asal Kota Pontianak, Clark Imanuelo Daud Gunawan, dipastikan masuk dalam daftar atlet nasional yang mendaftarkan diri pada ajang kejuaraan bulu tangkis internasional bergengsi, ANTICA Singapore International Challenge 2026.
Berdasarkan data resmi dari portal Sistem Informasi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (SI PBSI), Clark yang membawa bendera klub SALVIO PONTIANAK terdaftar berlaga pada kategori Tunggal Dewasa Putra (TDA).
Perhelatan tingkat International Challenge ini bakal berlangsung di Wyse Active Hub, Perennial Business City, Singapura, pada 18 hingga 23 Agustus 2026 mendatang.
Keikutsertaan Clark Imanuelo (ID PBSI: 000058785) di ajang ini menjadi momentum penting bagi pembuktian potensi atlet asal Kalimantan Barat di kancah persaingan bulu tangkis internasional.
Hingga masa pendaftaran bergulir, kategori Tunggal Dewasa Putra (TDA) tercatat diisi oleh 10 pebulu tangkis dari berbagai klub ternama tanah air.
Selain Clark Imanuelo, beberapa nama atlet nasional yang turut berada dalam daftar pendaftar di antaranya:
Baca juga: Jadwal Lengkap ANTICA Singapore International Challenge 2026
Christian Adinata (Tangkas, Jakarta Selatan)
Chico Aura Dwi Wardoyo (Exist Badminton Club, Jakarta Utara)
Izza Al-Faruq Aston Martin (Exist Badminton Club, Jakarta Utara)
Akhmad Raikhan Nur Iswin (PB TNI AL Jala Adhiguna Kodiklatatal, Surabaya)
Kho Henrikho Wibowo (Modjo Art Of Badminton, Sleman)
Fardhan Rainanda Joe (Exist Badminton Club, Jakarta Utara)
Rami Wareeth (Sportive Badminton Club, Jakarta Barat)
Charles Mardison (Anugerah Solid, Jakarta Selatan)
Tampilnya wakil dari Kota Pontianak di level International Challenge diharapkan mampu memicu semangat pembinaan bulu tangkis di daerah, khususnya di Kalimantan Barat.
Seluruh nomor pertandingan kategori Dewasa pada turnamen ini dibebaskan dari biaya pendaftaran (Gratis). Berdasarkan aturan pendaftaran PBSI, batas akhir pembatalan (withdraw) dijadwalkan pada 10 Agustus 2026 sebelum para atlet berlaga resmi di Singapura. (*)