BANGKAPOS.COM--Perselisihan soal sepeda motor berubah menjadi aksi berdarah di Pangkalpinang.
Dapi (21) nekat mengambil sebilah pisau dapur dan menusuk Ilham (29) setelah tersulut emosi lantaran dituduh menjual motor milik korban tanpa izin.
Ironisnya, pelaku dan korban masih memiliki hubungan dekat. Dapi diketahui merupakan pacar dari adik Ilham.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.
Cekcok yang awalnya hanya berupa adu mulut di kawasan Sungai Opas kemudian berubah menjadi perkelahian.
Warga yang melihat keributan tersebut sempat berusaha melerai keduanya. Namun, situasi justru semakin memanas hingga Dapi berhasil melukai Ilham menggunakan pisau.
Kompol Singgih Aditya Utama mengatakan, pelaku sempat melawan ketika hendak dipisahkan warga.
"Pada saat terjadi peristiwa tersebut pelaku dan korban dipisahkan oleh warga tetapi pelaku sempat melawan, pada saat dipisahkan dan berhasil menusuk kaki korban sebelah kanan," ujar Kompol Singgih, Kamis (13/8/2026).
Polisi mengungkap, pertikaian tersebut dipicu persoalan sepeda motor. Dapi merasa sakit hati setelah Ilham menuduhnya menjual motor milik korban kepada orang lain.
Merasa tidak pernah menjual motor tersebut, Dapi kemudian mendatangi Ilham yang berada di pinggir Sungai Opas.
Pertemuan itu berubah menjadi pertengkaran. Adu mulut pun tak terhindarkan.
Menurut keterangan polisi, Ilham kemudian menghampiri Dapi dan memukul bagian kepala pelaku menggunakan tangan kosong.
"Terjadilah adu mulut di antara kedua belah pihak, merasa kesal korban pun menghampiri pelaku dan langsung memukul pelaku ke bagian kepala menggunakan tangan kosong," jelas Kompol Singgih.
Akibat pukulan tersebut, Dapi sempat terjatuh. Namun, Ilham juga ikut terjatuh karena terpeleset.
Dalam kondisi tersebut, Dapi justru mengambil kesempatan. Ia mengeluarkan sebilah pisau dapur yang dibawanya dan mengarahkannya ke tubuh korban.
"Pelaku pun sempat terjatuh dan korban pun ikut terjatuh dikarenakan terpeleset, melihat korban terjatuh pelaku pun bergegas mengeluarkan satu bilah senjata tajam jenis pisau dapur," ungkapnya.
Dapi kemudian menusukkan pisau tersebut satu kali ke kaki kanan Ilham.
Korban yang terluka kemudian ditinggalkan begitu saja oleh pelaku. Dapi langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.
Setelah mengalami luka, Ilham mendatangi Polresta Pangkalpinang untuk melaporkan kejadian yang dialaminya.
Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti Tim Buser Naga Satreskrim Polresta Pangkalpinang.
Penyelidikan polisi membuahkan hasil. Pada Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 02.00 WIB, Tim Buser Naga berhasil menemukan Dapi di wilayah Kelurahan Opas Indah.
Pelaku kemudian diamankan dan menjalani pemeriksaan.
"Setelah diinterogasi oleh Buser Naga pelaku mengaku benar ada melakukan tindak pidana penganiayaan dengan cara, awalnya pelaku merasa sakit hati terhadap korban dikarenakan korban ada menuduh pelaku menjual sepeda motor milik korban kepada orang lain," beber Kompol Singgih.
Dalam pemeriksaan, Dapi mengakui menusuk korban setelah pertengkaran mereka berubah menjadi perkelahian.
Polisi kini masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaku untuk mendalami kasus tersebut.
Sementara itu, senjata yang digunakan untuk menusuk korban belum berhasil diamankan. Dapi mengaku membuang pisau dapur tersebut ke Sungai Opas Indah setelah kejadian.
"Kini untuk pelaku dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, sedangkan satu bilah senjata tajam jenis pisau dapur berhasil dibuang oleh pelaku di Sungai Opas Indah," kata Kompol Singgih.
Kasus tersebut kini ditangani Satreskrim Polresta Pangkalpinang untuk proses hukum lebih lanjut.
(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)