Jakarta (ANTARA) - Reza Oktovian, yang juga dikenal sebagai Reza Arap, menyampaikan kesulitannya dalam mengarahkan pemeran film "Harusnya Horror", film yang menandai debutnya sebagai sutradara.
Dalam acara premier "Harusnya Horror" di Jakarta Selatan, Kamis, dia mengaku paling kesulitan mengarahkan Teguh Prakoso alias Tepe selama syuting.
Menurut dia, tim produksi harus berkali-kali mengulangi pengambilan gambar karena saat syuting mata Tepe selalu berkedip ketika berbicara.
"Semua teman-teman juga sudah pada nonton semua di sini ya, yang paling sulit di-direct adalah Tepe," katanya.
"Alasan pertama adalah karena dia kedip terus. Kita ngulang belasan kali cuma buat nungguin, dia kapan berhenti kedip kalau ngomong," ia menambahkan.
Tepe mengaku kesulitan mengontrol refleks mata ketika berbicara dan kerap bicara terbata-bata ketika tampil di depan kamera.
Dia memuji kemampuan Reza sebagai sutradara dalam membagi porsi tampil bagi sembilan anggota kelompok kreator konten AAA Clan yang berperan dalam "Harusnya Horror."
Film komedi fantasi "Harusnya Horror" dijadwalkan ditayangkan di bioskop mulai 20 Agustus 2026.
Reza Arap memberikan penghormatan kepada mendiang sahabatnya Lula Lahfah pada acara pemutaran awal "Harusnya Horror" di bioskop.
"Waktu di nonton duluan itu sempat aku ngasih satu spot khusus untuk almarhumah Beliau dan itu sempat dihujat. Saya tidak peduli, saya akan tetap merayakan Lula karena ini legacy dia juga di film ini," katanya.





