Viral Rocket Stove Kuliah Kerja Nyata Dibongkar, Rektor UMMI Langsung Tarik Mahasiswa
Kemal Setia Permana August 13, 2026 11:11 PM

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Dian Herdiansyah.

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Viral di media sosial, video pembongkaran fasilitas pengolahan sampah berbasis Rocket Stove karya mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) di Desa Mekartanjung, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi.

Fasilitas yang dibuat sebagai salah satu solusi pengelolaan sampah warga tersebut dibongkar pada Senin (10/8/2026).

Pembongkaran itu menjadi sorotan setelah muncul persoalan mengenai izin pembangunan serta status lahan tempat Rocket Stove tersebut didirikan.

Rektor UMMI, Sukmawani, mengatakan pihak kampus saat ini tengah melakukan konfirmasi kepada pihak terkait di Desa Mekartanjung untuk mengetahui secara utuh persoalan yang terjadi.

"Kami sedang konfirmasi ke pihak terkait di desa, dan mengumpulkan informasi, memastikan bahwa tidak ada masalah dengan mahasiswa KKN," ujar Sukmawani.

Menurutnya, UMMI juga telah meminta tim panitia KKN dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) untuk turun dan melakukan penelusuran terkait persoalan tersebut.

Sementara itu, mahasiswa KKN di Desa Mekartanjung diminta untuk ditarik dari lokasi. Penarikan mahasiswa tersebut dilakukan bertepatan dengan masa akhir pelaksanaan KKN yang memang dijadwalkan selesai pada 14 Agustus 2026.

Baca juga: Buntut Pria di Purwakarta Siksa Anak Agar Istri Kirim Uang dari Arab: Korban Alami Trauma

Meski demikian, Sukmawani menegaskan mahasiswa diminta tetap berpamitan terlebih dahulu kepada pihak desa, khususnya Kepala Desa Mekartanjung.

"Tim panitia dan DPL diminta untuk menarik mahasiswa KKN di desa hari ini. Kebetulan memang berakhir 14 Agustus, tetapi dipastikan pamit dulu ke desa khususnya kades," katanya, Kamis (13/8/2026).

Sukmawani mengatakan pihak kampus belum dapat memberikan keterangan lebih jauh karena masih menunggu hasil penelusuran tim yang turun langsung ke lapangan.

"Untuk sementara itu yang bisa disampaikan, saya menunggu hasil tim yang turun ke lapangan," ujarnya.

Ketua KKM UMMI Kelompok 11 Desa Mekartanjung, Muhammad Ihza Mahendra mengatakan, masa KKN mahasiswa UMMI sendiri dijadwalkan berakhir pada 14 Agustus 2026. 

Para mahasiswa kemudian akan ditarik kembali ke kampus sesuai arahan rektor.

"Meskipun diwarnai insiden tersebut, kami tetap bersyukur karena penanganan dari pihak desa sangat cepat dan program pengelolaan sampah untuk warga tetap bisa berjalan," pungkas Ihza. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.