Ekonomi Kaltara Tembus Rp42,47 Triliun pada Triwulan II-2026, Sektor Listrik dan Gas Melonjak
Cornel Dimas Satrio August 13, 2026 11:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Perekonomian Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mencatatkan tren positif pada triwulan II Tahun 2026.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara, nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) berhasil menyentuh angka Rp42,47 triliun, sementara atas dasar harga konstan (ADHK) 2010 mencapai Rp19,79 triliun.

Kepala BPS Kaltara, Mustaqim, menjelaskan bahwa kinerja ekonomi Kaltara ini tumbuh solid secara kuartalan atau quarter-to-quarter (q-to-q), serta tahunan (y-on-y), maupun kumulatif (c-to-c).

"Ekonomi Kalimantan Utara triwulan II-2026 terhadap triwulan I-2026 mengalami pertumbuhan sebesar 2,53 persen (q-to-q). Pertumbuhan ini disokong kuat oleh sektor produksi serta konsumsi masyarakat dan pemerintah," ujar Mustaqim, Kamis (13/8/2026).

Baca juga: Data BPS Terbaru, Nilai Ekspor Kaltara Periode Januari-April 2026 Turun 3,88 Persen

Dalam hal ini, lonjakan kinerja paling signifikan pada triwulan II-2026 secara q-to-q dicatatkan oleh Lapangan Usaha Pengadaan Listrik dan Gas, yang meroket hingga 182,66 persen.

Sementara dari sisi pengeluaran, dinamika pertumbuhan tertinggi berada pada Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non-Profit yang Melayani Rumah Tangga (PK-P) yang melesat sebesar 27,19 persen.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (y-on-y), ekonomi Kaltara pada triwulan II-2026 tumbuh meyakinkan sebesar 4,96 persen.

"Secara year-on-year, Lapangan Usaha Pengadaan Listrik menjadi pendorong utama dengan pertumbuhan tertinggi mencapai 190,26 persen. Dari sisi pengeluaran, Komponen PK-P masih mencatatkan pertumbuhan paling tinggi yaitu sebesar 20,18 persen," jelasnya.

Kemudian untuk kondisi ekonomi Kaltara juga terlihat dalam performa sepanjang paruh pertama tahun ini. Secara kumulatif, ekonomi Kaltara semester I-2026 terhadap semester I-2025 tumbuh pesat sebesar 5,09 persen (c-to-c).

secara rinciannya dalam skala semesteran ini, Lapangan Usaha Pengadaan Listrik dan Gas mencatat lonjakan tertinggi mencapai 97,27 persen. Di sisi pengeluaran, Komponen PK-P konsisten berada di posisi teratas dengan pertumbuhan 19,09 persen.

Sementara untuk struktur perekonomian di Pulau Kalimantan pada triwulan II-2026 masih didominasi oleh Kalimantan Timur dengan kontribusi sebesar 46,70 persen terhadap PDRB se-Kalimantan.

Adapun Provinsi Kaltara hanya menempati porsi terbungsu yaitu sebesar 8,04 persen dari total PDRB regional Kalimantan. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi tertinggi secara tahunan (y-on-y) di kawasan Borneo berhasil dipimpin oleh Provinsi Kalimantan Barat dengan torehan 5,87 persen.

Meskipun kontribusi Kaltara secara kuantitas wilayah terbilang paling kecil, tren pertumbuhan yang positif dan lonjakan pada sektor-sektor vital seperti listrik dan gas menjadi sinyal kuat akselerasi pembangunan infrastruktur dan industri yang terus berjalan di provinsi termuda di Kalimantan ini.

(*)

Penulis : Desi Kartika

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.