"Yang terpenting adalah bagaimana Anda bangkit kembali" - Elliot Anderson siap bersinar di Manchester City setelah patah hati di Piala Dunia
Dewi Rahayu August 14, 2026 01:00 AM

Elliot Anderson bertekad mengubah kekecewaan di level internasional menjadi kejayaan domestik saat ia bersiap menjalani debutnya bersama Manchester City. Mantan gelandang Nottingham Forest itu mengakui bahwa kekalahan Inggris dari Argentina pada semifinal Piala Dunia masih menjadi kenangan yang menyakitkan, tetapi kini ia memusatkan perhatian untuk mengamankan tempatnya di tim baru racikan Enzo Maresca.

Mengatasi rasa sakit akibat kekalahan di semifinal

Anderson mengakui bahwa kekalahan di semifinal Piala Dunia yang baru saja dialami masih membebaninya. Namun, seiring berjalannya waktu, ia mulai bisa melewati situasi tersebut dan menyiapkan diri untuk memulai petualangan barunya bersama City. Anderson diperkirakan akan melakoni debut kompetitifnya untuk klub saat City menghadapi juara Liga Primer Arsenal dalam ajang Community Shield di Stadion Principality, Cardiff, Minggu ini.

Mengenang dampak emosional dari turnamen tersebut, Anderson berbicara terus terang mengenai betapa sulitnya melupakan kekalahan sebesar itu. “Itu sangat sulit,” kata Anderson kepada para wartawan. “Saya masih semacam berjuang dengan itu. Dalam sepak bola ada masa naik dan turun. Yang terpenting adalah bagaimana Anda bangkit kembali. Saya punya waktu tiga minggu untuk merenungkannya, tetapi sekarang ini musim baru, Anda harus melangkah maju.”

Membuktikan kualitasnya di panggung global

Anderson menjadi salah satu pemain Inggris yang tampil menonjol di turnamen musim panas tersebut. Ia memainkan 8 pertandingan untuk Inggris, membantu timnya meraih medali perunggu dengan mengalahkan Prancis 6–4 dalam laga perebutan tempat ketiga. Ia mencatatkan satu assist, 386 umpan sukses (akurasi 90%), 19 tekel berhasil, dan 28 sapuan. Anderson meyakini pengalaman itu telah menyiapkannya menghadapi tekanan bermain untuk salah satu klub terbesar di dunia.

“Saya mendapatkan kepercayaan diri yang sangat besar karena tahu bahwa saya bisa tampil di panggung Piala Dunia. Jelas sebelumnya saya belum pernah bermain di ajang sebesar itu. Itu benar-benar ujian yang sangat baik bagi saya,” ujar Anderson.

Mengisi kekosongan yang ditinggalkan Rodri

Waktu kedatangan Anderson tidak bisa lebih penting bagi City, terutama karena masa depan jangkar lini tengah Rodri saat ini masih diselimuti ketidakpastian. Barcelona telah meningkatkan upayanya untuk merekrut pemain Spanyol berusia 30 tahun itu, dengan melayangkan tawaran baru senilai £51 juta pada Rabu dalam usaha membawa pemenang Ballon d’Or tersebut ke Camp Nou. Jika kesepakatan itu rampung, Anderson akan diharapkan naik kelas dan mengisi kekosongan besar yang ditinggalkan di jantung permainan.

Saat ditanya apakah gaya bermainnya sejalan dengan gelandang tim nasional Spanyol tersebut, Anderson menyatakan yakin pada kemampuannya untuk beradaptasi dengan berbagai tuntutan taktik. “Saya rasa begitu. Saya bisa melakukan berbagai hal di lini tengah dan saya akan lihat di mana saya akan digunakan,” jelasnya. “Saya akan bermain di mana saja. Menciptakan peluang, bergerak maju, atau peran lain jika mereka meminta saya melakukan itu.”

“Saya sudah beberapa kali berbicara dengan manajer. Dia menjelaskan hal-hal seperti apa yang perlu saya lakukan. Ada banyak berlari, banyak energi. Tujuannya adalah mencoba mengendalikan pertandingan. Itu yang bisa saya lakukan.”

Ekspektasi besar setelah transfer pemecah rekor di Etihad

Perjalanan Anderson menuju Manchester diwarnai biaya transfer pemecah rekor, saat ia pindah dari Nottingham Forest dengan nilai £116 juta. Meski angka itu sempat dilampaui oleh kepindahan Morgan Rogers ke Chelsea senilai £117 juta, tekanan sebagai salah satu pemain Inggris termahal dalam sejarah tetap sangat besar. Setelah memulai kariernya di Newcastle United, kenaikan Anderson yang begitu cepat menembus level tertinggi bisa dibilang luar biasa.

“Itu akan selalu melekat pada saya. Selama saya fokus pada diri sendiri dan performa saya, hanya itu yang bisa saya lakukan. Ini sepak bola, bukan?” kata Anderson.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.