Larangan Away Dicabut, Bonek Sambut Antusias, Sebut Laga Antara Persebaya vs Arema Jadi Pengecualian
Januar August 14, 2026 01:14 AM

 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bonek, suporter fanatik Persebaya menyambut baik rencana operator kompetisi I.League mencabut larangan away di kompetisi Super League musim ini.

Hal itu disampaikan salah satu tokoh Bonek yang juga dirigen Tribun Kidul, Heri Agus Suprianto atau Agus Bimbim (Cak Tessy).

"Saya sih senang ya karena kita mendukung kebanggaan dengan bebas dengan tetap ada koordinasi sesama suporter tuan rumah, biar bener-bener kita datang ke sana itu dengan aman nyaman, tertib sampai selesai," kata Cak Tessy pada TribunJatim.com.

Wacana I.League mencabut larangan away yang diberlakukan pasca Tragedi Kanjuruhan (2022) itu, karena mendapat lampu hijau dari PSSI yang sudah berkoordinasi dengan FIFA.

Baca juga: Hadapi Penang FC, Persebaya Rotasi Banyak Pemain, Bernardo Tavares: Beri Kesempatan Banyak Pemain

Namun, direktur utama I.League, Ferry Paulus menyebut kebijakan ini tidak berlaku secara mutlak untuk seluruh pertandingan.

Pertandingan dengan tingkat rivalitas tinggi mendapat pengecualian.

Pertandingan Arema FC kontra Persebaya juga Persija Jakarta menghadapi Persib Bandung menjadi contoh laga yang berpotensi tetap menerapkan larangan suporter away.

"Khusus klub-klub yang punya rivalitas tinggi, termasuk yang ada indikasi dari sisi intelijen, itu dilarang untuk dilakukan. Seperti Arema vs Persebaya, Persija vs Persib itu di-lock," kata Ferry Paulus secara tegas.

Tidak hanya pertemuan empat tim tersebut. Pertandingan lain yang dinilai berpotensi terjadi  kerusuhan, akan diberlakukan larangan away.

"Catatan utamanya adalah seluruh kebijakan diserahkan ke pemangku kepentingan, dalam arti perizinan kepolisian," tutup Ferry Paulus.

Cak Tessy memahami keputusan pengecualian ini, baginya kemanusiaan adalah di atas segalanya.

"Saya sih setuju ya, karena memang rivalitas Antara Persebaya sama arema Persija sama Persib Bandung kan memang masih belum bisa," kata Cak Tessy.

"Berarti ya mungkin sementara waktu saja tanpa penonton suporter tamu dulu dilarang hadir. Nanti kalau misalnya bener-bener sudah bersaudara, mungkin itu enggak masalah," tambahnya.

Sosok suporter dengan tubuh tinggi tegap itu tidak mau memaksakan situasi. Apalagi ini musim pertama larangan away dicabut.

"Khawatir nanti malah timbul keributan. Pertandingan kompetisi nanti diberhentikan lagi, tambah susah," pungkas Cak Tessy.

Samsul, Bonek asal Dupak, Surabaya juga menyambut baik dicabutnya larangan suporter away.

Dukungan dari tribun disebutnya sangat penting bagi pemain. Apalagi musim ini Persebaya sedang dalam ambisi juara, menjadi kado terindah tim yang akan merayakan ulang tahun ke-100 pada 2027 mendatang.

"Sangat senang. Jangan sampai pemain berjuang sendirian. Kami Bonek akan selalu hadir mendukung Persebaya," kata Samsul.

Bonek berkesempatan away pekan pertama Super League 2026/2027 saat Persebaya menyambangi kandang Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, 5 September 2026.

 

Informasi lengkap dan menarik lainnya baca di TribunJatim.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.