Pertikaian Berdarah di Kos Cimahi Berujung 1 Tewas, Polisi Dalami Motif dan Hubungan Keduanya
Seli Andina Miranti August 14, 2026 08:11 AM

TRIBUNJABAR.ID - Pertikaian berdarah di Kota Cimahi, Jawa Barat, menggegerkan warga. Satu dari dua pria yang terlibat meninggal dunia.

Peristiwa tersebut berawal dari dua pria ditemukan luka parah dan berlumuran darah di sebuah kamar kos di Kampung Lebur Sawah, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026).

Keduanya berinisial D dan AN. Karena luka parah yang diderita, keduanya pun harus menjalani perawatan intensif di RSHS Bandung.

Sayangnya, AN dinyatakan meninggal dunia saat mendapatkan perawatan intensif di RSHS Bandung.

Baca juga: BREAKING NEWS Dua Pria Ditemukan Kritis di Kos-kosan Cimahi, Polisi Pungut Pisau Cutter dan Palu

Hal tersebut disampaikan Kapolres Cimahi, AKBP Moh Faruk Rozi.

Berawal dari Pertikaian

Faruk mengungkapkan, AN (23) dan D diduga terlibat pertikaian hingga terjadi tindak penganiayaan. Keduanya ditemukan tak berdaya dalam keadaan bersimbah darah pada Kamis (13/8/2026) pagi.

"Kami mendapatkan laporan dari masyarakat di TKP ini, pada pukul 08.10 WIB," ujarnya.

AN dan D kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif karena luka parah yang dialami keduanya. AN dan D mengalami luka sayatan di bagian leher.

"Kedua-duanya ada luka di leher sehingga terjadi pendarahan, sekarang menjalani perawatan intensif di RSHS. Barang bukti yang kita amankan ada palu, kater, dan hape," ungkapnya.

Pemeriksaan CCTV

Faruk memastikan tidak ada orang lain yang terlibat dalam pertikaian berdarah antara D dan R.

Hal itu disimpulkan dari pemeriksaan CCTV indekos.

"Dari pemeriksaan CCTV hanya merekalah yang ada di dalam ruangan itu," ujarnya.

Baca juga: BREAKING NEWS Dua Pria Ditemukan Kritis di Kos-kosan Cimahi, Polisi Pungut Pisau Cutter dan Palu

Polisi akan menggali keterangan dari D dan AN secara langsung untuk mengetahui secara detail terkait peristiwa penganiyaan tersebut. Selain itu, polisi telah meminta keterangan pihak keluarga terkait hubungan D dan AN.

"Ada 4 orang saksi yang kita periksa dari kedua korban, motif masih kita dalami, termasuk digital forensik untuk mengungkap hubungan mereka seperti apa," tandasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.