TRIBUNBEKASI.COM- Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI digelar di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2026).
Pelaksanaan agenda kenegaraan tersebut berpotensi berdampak pada kondisi lalu lintas di sejumlah ruas jalan sekitar kompleks parlemen.
Kepala Bagian Operasional Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefados mengimbau pengendara menghindari kawasan Gedung DPR/MPR RI apabila tidak memiliki keperluan mendesak.
Robby mengatakan kepadatan lalu lintas diperkirakan terjadi di sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi sidang.
Lima ruas jalan yang berpotensi mengalami kepadatan yakni:
Pengendara yang harus melintasi kawasan tersebut diimbau menyiapkan rute alternatif dan mengatur waktu perjalanan.
Robby menegaskan, rekayasa lalu lintas maupun penutupan jalan akan diterapkan dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan secara langsung.
Artinya, pengalihan arus lalu lintas dapat dilakukan secara situasional sesuai dinamika kepadatan kendaraan dan situasi di sekitar Gedung DPR/MPR RI.
Masyarakat juga diminta mengikuti arahan petugas yang berada di lapangan dikutip dari kompas.com
Sidang Tahunan MPR 2026 dijadwalkan dimulai pada pukul 08.30 WIB.
Agenda diawali dengan pidato Ketua MPR Ahmad Muzani dan Ketua DPD RI Sultan B Najamudin.
Selanjutnya, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan pidato kenegaraan di hadapan anggota MPR, DPR, dan DPD RI.
MPR juga mengundang para presiden dan wakil presiden terdahulu, mantan pimpinan MPR, DPR, dan DPD, para menteri, duta besar, serta ketua umum partai politik.
Pada sesi kedua, Prabowo kembali menyampaikan pidato dalam Sidang Paripurna DPR RI untuk membacakan Rancangan Undang-Undang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan.