SRIPOKU.COM - The Sounds Project mendadak jadi sorotan tajam publik, event musik tahunan ini ramai diperbincangkan setelah muncul dugaan penistaan agama di salah satu booth.
Dalam video yang viral, pengunjung disebut mendapat tantangan melafalkan ayat suci Al-Qur’an dengan imbalan produk minuman beralkohol.
Aksi ini langsung memicu kemarahan netizen karena dinilai melecehkan nilai-nilai agama.
Dua orang yang diduga terlibat bahkan telah diamankan ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan.
Namun, kontroversi belum berhenti.
Nama Clareesya, personel Rombongan Bodonk Koplo atau RoBoKop, juga ikut terseret setelah postingannya menjadi sorotan publik.
Ia merupakan personel grup Rombongan Bodonk Koplo atau biasa disingkat Robokop.
Clareesya viral karena gayanya di atas panggung yang tampak seperti sedang bertakbir.
"Gaya takbir," tulis Clareesya sebelum postingannya dihapus.
Lantas siapa Clareesya?
Clareesya atau ACICA mulai dikenal setelah bergabung dengan Rombongan Bodonk Koplo (RoBoKop), grup yang memadukan koplo, hip-hop, dan musik elektronik sejak 2023.
Di RoBoKop, Clareesya menjadi vokalis bersama Erika Putri, Galgadun, dan Bang Bodonk. Grup ini dikenal lewat remix lagu populer dengan sentuhan koplo.
Salah satu karya mereka adalah “Bunga Maaf (Koplo Version)”, aransemen ulang lagu The Lantis yang dirilis Februari 2025 dengan perpaduan hip-hop, dangdut, EDM, kendang, dan tempo cepat.
Klarifikasi
Personel grup Robokop, penyanyi Clareesya, mendadak menjadi sorotan setelah unggahannya di media sosial viral.
Clareesya sebelumnya mengunggah foto dirinya dengan posisi berlutut sambil mengangkat kedua tangan yang disebutnya sebagai "gaya takbir" saat manggung di The Sounds Project.
Unggahan tersebut kemudian menuai reaksi dari netizen dan menjadi perbincangan hingga viral di Threads.
Tak lama setelah unggahannya ramai, Clareesya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui media sosial.
"Dengan ini saya, Clareesya, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kegaduhan dan ketidaknyamanan yang timbul sehubungan dengan postingan saya di Threads," tulis Clareesya, dikutip Tribunnews.com, Kamis (13/8/2026).
Clareesya juga menjelaskan maksud di balik unggahan tersebut.
Ia mengatakan, foto itu dibuat sebagai bentuk rasa syukur atas pencapaiannya sebagai seorang musisi.
"Saya ingin meluruskan bahwa postingan tersebut dibuat semata-mata sebagai bentuk rasa syukur dan ungkapan kebahagiaan pribadi karena suatu pencapaian yang sudah lama saya impikan, yaitu dapat berkesempatan bermain dalam sebuah konser sebesar acara tersebut," tulisnya.
Menurut Clareesya, kesempatan tampil di acara besar seperti The Sounds Project menjadi pencapaian yang berarti dalam perjalanan kariernya.
"Bagi saya, sebagai seorang musisi, kesempatan untuk tampil dalam acara sebesar itu merupakan pencapaian yang sangat berarti dan menjadi sesuatu yang diidam-idamkan oleh banyak musisi yang sedang merintis perjalanan kariernya," lanjut Clareesya.
Clareesya pun kembali menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas unggahan yang menimbulkan kegaduhan tersebut.
Ia berharap penjelasan yang disampaikannya dapat meluruskan maksud dari unggahan yang sebelumnya viral di media sosial.
(Sripoku.com/(Tribunnews.com/Fauzi Nur Alamsyah)