Pilih Lawan Brasil, India Resmi Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 Se-Grup Timnas Indonesia
Evan Saputra August 14, 2026 11:36 AM

BANGKAPOS.COM - Persaingan di peta persaingan FIFA ASEAN Cup 2026 dipastikan berubah usai Timnas India resmi menyatakan mundur dari turnamen.

Konfederasi Sepak Bola India (AIFF) memilih membatalkan keikutsertaan mereka demi mengamankan laga persahabatan bersejarah melawan raksasa dunia, Brasil, pada periode FIFA Matchday September–Oktober 2026.

​Keputusan ini otomatis mengurangi peta persaingan di grup tuan rumah Timnas Indonesia yang juga dihuni oleh Malaysia dan Singapura.

Baca juga: Kabar Gembira, Danantara Siapkan Kredit Motor Listrik Bunga Rendah dan Hapus Uang Muka

Simak alasan teknis pengunduran diri India, potensi denda ratusan miliar dari FIFA, hingga dampaknya bagi Skuad Garuda di sini.

India resmi menyatakan tidak dapat mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026.

All India Football Federation (AIFF) telah menyampaikan keputusan tersebut kepada FIFA usai memilih fokus pada laga persahabatan melawan Brasil pada periode FIFA Matchday.

Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026 berlangsung mulai 24 September 2026.

Timnas India jadi salah satu tim undangan dari luar Asia Tenggara dan berada satu grup dengan tuan rumah Timnas Indonesia, Malaysia, serta Singapura.

Kata Media Vietnam Usai Timnas Indonesia Keok di Kandang, Rekor Terburuk Garuda!
"Kami tidak dapat berpartisipasi dalam FIFA ASEAN Cup karena komitmen kami dengan federasi sepak bola Brasil," ujar Presiden AIFF, Kalyan Chaubey, Rabu (12/8/2026) malam, dikutip dari Times of India.

"Ada juga kendala teknis karena hanya empat pertandingan yang bisa dimainkan selama jeda internasional tersebut."

"Kami telah memberi tahu FIFA, dan para pejabat terkait memahami alasan mengapa kami terpaksa mengambil keputusan ini," jelas Chaubey.

India Pilih Hadapi Brasil

India dijadwalkan melawan Brasil di Kolkata pada 3 Oktober 2026, tepat pada hari final Divisi 1 FIFA ASEAN Cup. 

Laga tersebut menjadi alasan utama India memilih tidak mengikuti turnamen regional tersebut.

Chaubey menilai pertandingan melawan Brasil memiliki nilai penting bagi perkembangan sepak bola India.

Dalam tiga tahun terakhir, India sudah empat kali menghadapi Malaysia dan Singapura, sehingga peluang bertemu kembali dengan kedua tim tersebut masih terbuka.

"Bermain melawan Brasil mungkin merupakan kesempatan sekali seumur hidup bagi para pemain India. Ini adalah hal yang dapat mempromosikan olahraga ini di seluruh negeri kami," kata Chaubey.

Setelah India mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026, mereka baru memiliki satu laga persahabatan melawan Brasil.

AIFF juga sedang berusaha menambah dua laga uji coba pada jeda internasional tersebut.

AIFF Siapkan Laga Tambahan

Chaubey belum menyebut calon lawan untuk dua pertandingan tambahan karena proses negosiasi masih berlangsung dan terdapat klausul kerahasiaan.

Sejumlah sumber menyebut setidaknya satu calon lawan pernah tampil di Piala Dunia 2026.

"ASEAN Cup adalah kompetisi penting yang menarik banyak minat."

"Kami akan melewatkan kesempatan itu, tetapi kami akan memanfaatkan jeda internasional FIFA ini sebaik mungkin agar India bisa memainkan dua pertandingan persahabatan tambahan melawan lawan berkualitas, tim-tim yang peringkatnya jauh lebih tinggi daripada India."

"Kami bisa belajar banyak dari pertandingan-pertandingan berat seperti itu," ujar Chaubey.

Keputusan India berpotensi menimbulkan sanksi. Berdasarkan Pasal 5.2 regulasi FIFA ASEAN Cup, peserta yang mengundurkan diri paling lambat 30 hari sebelum laga pertama dapat dikenai denda minimal CHF 15.000 atau sekitar Rp329 miliar.

Meski demikian, AIFF menyatakan telah menjelaskan kondisi tersebut kepada Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, melalui surat elektronik.

Para pejabat federasi India berharap penjelasan tersebut dapat membuat mereka terhindar dari denda.

(Kompas/Bangkapos.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.