TRIBUNSORONG.COM, SORONG – Pentas Seni Lintas Agama yang digelar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Sorong menjadi momentum memperkuat persaudaraan dan kerukunan antarumat beragama.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung LJ Kota Sorong, Kamis (13/8/2026), tersebut digelar dalam rangka menyongsong HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Staf Ahli Bidang Pengembangan Masyarakat Adat dan Budaya Ariance S. Kondjol mengatakan, pentas seni lintas agama bukan sekadar ajang menampilkan kreativitas, tetapi juga mencerminkan keberagaman masyarakat Kota Sorong.
Baca juga: LHP BPK Kota Sorong Disorot, Banggar Pertanyakan Mekanisme Pembahasan
Menurutnya, keberagaman agama, suku, budaya, dan adat istiadat merupakan kekuatan yang harus dijaga bersama.
“Seni dapat menjadi bahasa persaudaraan, agama menjadi sumber kedamaian, dan keberagaman menjadi kekuatan untuk membangun Kota Sorong yang aman, damai, maju, dan sejahtera,” ujarnya.
Ariance menilai momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga menjadi pengingat bahwa kemerdekaan diraih melalui perjuangan bersama tanpa membedakan suku, agama, dan latar belakang.
Karena itu, semangat perjuangan tersebut perlu dilanjutkan melalui persatuan, toleransi, gotong royong, dan pembangunan yang memberi manfaat bagi seluruh masyarakat.
Baca juga: Wali Kota Sorong Septinus Lobat Temui Massa Aksi PPPK Paruh Waktu, Pegawai Desak Dua Tuntutan
Ia mengajak masyarakat terus memperkuat komunikasi dan silaturahmi antarumat beragama.
Menurutnya, Kota Sorong harus menjadi rumah bersama yang aman bagi setiap warga untuk beribadah, hidup berdampingan, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.
Ariance juga mengapresiasi seluruh peserta dan pengisi acara. Ia berharap pentas seni lintas agama dapat terus menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan dan persaudaraan masyarakat.
“Mari kita terus menjaga Sorong yang aman, damai, toleran, dan penuh persaudaraan,” pungkasnya. (tribunsorong.com/ismail saleh)