Peiksa Harga Emas Hari Ini Jumat 14 Agustus 2026, Turun Jadi Rp2,664 Juta Cek UBS dan Galeri 24
Alfred Dama August 14, 2026 02:38 PM

 

POS-KUPANG.COM --  Harga emas Antam hari ini mengalami penurunan menjasi Rp Rp2,664 Juta .

Dan, pergerakan harga emas per hari ini, Jumat (14/8/2026),  dari produk Antam, Galeri 24, maupun UBS, mencatatkan tren yang beragam.

Logam mulia emas kerap dipilih sebagai instrumen safe-haven atau aset yang aman lantaran dianggap efektif menjaga nilai kekayaan dari inflasi.

Adapun inflasi merupakan kondisi saat harga barang dan jasa mengalami kenaikan secara bertahap dan berkelanjutan dalam jangka waktu tertentu.

Sementara itu, harga emas dunia (XAU/USD) terus bergerak dinamis karena berbagai faktor, seperti kebijakan ekonomi, ketegangan geopolitik, nilai tukar dolar AS, hingga volume permintaan pasar.

Dilansir dari logammulia.com, Kamis pagi pukul 08.30 WIB, harga emas Antam 1 gram mengalami penurunan sebesar Rp36.000 dari Rp2.700.000 menjadi Rp2.664.000.

Sementara itu, dilansir dari galeri24.co.id, harga emas Galeri 24 untuk gramasi yang sama naik sebesar Rp12.000 dari Rp2.675.000 menjadi Rp2.687.000.

Begitu pula dengan harga emas UBS di sistem Galeri 24 yang naik sebesar Rp17.000 dari Rp2.730.000 menjadi Rp2.747.000.

Berikut cek daftar harga emas hari ini selengkapnya :


Harga Emas Antam

0.5 gram Rp1.382.000

1 gram Rp2.664.000

2 gram Rp5.268.000

3 gram Rp7.877.000

5 gram Rp13.095.000

10 gram Rp26.135.000

25 gram Rp65.212.000

50 gram Rp130.345.000

100 gram Rp260.612.000

250 gram Rp651.265.000

500 gram Rp1.302.320.000

1000 gram Rp2.604.600.000


Harga Emas Galeri 24

0.5 gram Rp1.410.000

1 gram Rp2.687.000

2 gram Rp5.310.000

5 gram Rp13.176.000

10 gram Rp26.283.000

25 gram Rp65.351.000

50 gram Rp130.600.000

100 gram Rp261.071.000

250 gram Rp651.074.000

500 gram Rp1.302.147.000

1000 gram Rp2.604.293.000


Harga Emas UBS

0.5 gram Rp1.485.000

1 gram Rp2.747.000

2 gram Rp5.451.000

5 gram Rp13.471.000

10 gram Rp26.799.000

25 gram Rp66.867.000

50 gram Rp133.460.000

100 gram Rp266.813.000

250 gram Rp666.836.000

500 gram Rp1.332.106.000

Emas sebagai Pilihan Instrumen Jangka Panjang

Biaya pendidikan yang terus meningkat dari tahun ke tahun membuat masyarakat perlu memikirkan cara menyimpan dana yang tidak sekadar aman, tetapi juga mampu menjaga nilainya. 

Kepala Bagian Pemasaran dan Penjualan Pegadaian Kanwil X Bandung, Anggi Andriani Puji Lestari, mengatakan investasi emas dinilai masih menjadi salah satu pilihan yang relevan untuk mempersiapkan kebutuhan jangka panjang, mulai dari biaya sekolah hingga dana haji.

Dikatakan Anggi, emas memiliki karakteristik yang mampu mengikuti laju kenaikan harga atau inflasi. 

Oleh sebab itu, menyiapkan dana pendidikan dalam bentuk emas dinilai lebih menguntungkan dibandingkan hanya menyimpannya dalam bentuk uang tunai.

"Kalau uang Rp100 juta hanya disimpan di rekening selama 20 tahun, nilainya tetap Rp100 juta. Sementara biaya kuliah bisa naik dua sampai tiga kali lipat. Itu sebabnya daya beli uang akan berkurang," ucapnya, kepada Tribunjabar.id, Senin (13/7/2026). 

Berbeda jika dana tersebut dikonversi menjadi emas. Menurutnya, nilai emas cenderung ikut meningkat dalam jangka panjang sehingga daya belinya tetap terjaga ketika dana tersebut digunakan di masa depan.

"Bila Rp100 juta dibelikan emas, misalnya mendapat sekitar 50 gram, nanti ketika 20 tahun lagi harga emas akan mengikuti kenaikan nilainya. Itu yang membuat emas cocok untuk kebutuhan jangka panjang seperti pendidikan," ujarnya.

Selain pendidikan, emas juga dinilai tepat untuk mempersiapkan dana pelunasan haji, membeli rumah, kendaraan hingga dana pensiun. 

Menurut Anggi, kenaikan harga barang akibat inflasi menjadi alasan utama masyarakat perlu menyimpan kekayaannya dalam bentuk aset yang nilainya terus bertumbuh.

Dia mencontohkan, dahulu uang Rp100 ribu mampu membeli banyak kebutuhan, sedangkan saat ini jumlah barang yang didapat jauh lebih sedikit.

Fenomena ini menunjukkan daya beli uang terus menurun seiring waktu.

"Emas menjaga nilai kekayaan kita. Jadi bukan hanya menyimpan uang, tetapi menjaga kemampuan membeli di masa depan," katanya.*

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.