Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Chrisantus Gonsales
POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Laskar Pelangi Sikka memberikan pembekalan kepada 11 tutor atau pengajar yang akan mengabdi.
Hal itu sekaligus membuktikan diri bahwa PKBM Laskar Pelangi siap menjadi lembaga pendidikan nonformal berkualitas di Indonesia, khususnya di Kabupaten Sikka.
Kegiatan Pendampingan Perencanaan Pembelajaran PKBM Laskar Pelangi kepada para tutor, menghadirkan Kepala SDK 092 Maumere III, Rofina Deko, S.Pd sebagai pemateri tentang kurikulum.
Bertempat di SDK 092 Maumere III di Jalan Srikaya, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Jumat (14/8/2026).
Baca juga: Gedung Sekolah Ambruk, Siswa dan Guru di SD Borablupur Sikka Belajar di Tenda Darurat
PKBM Laskar Pelangi Sikka bernaung dibawah payung Yayasan Indonesia Bisa yang dipimpin Agustinus Poa, S.Pd dan Sekretaris Yayasan, Satrianus Jawa.
Dalam sambutannya Agustinus Poa atau yang akrab disapa Gusti Poa menuturkan kegiatan ini sebagai wujud kepedulian kepada pendidikan di Kabupaten Sikka.
"Bicara soal pendidikan adalah tanggungjawab semua orang. Saya berterima kasih kepada kita semua yang sudah mau ikut mengambil bagian dalam memajukan pendidikan di Sikka," ujarnya.
Ia berterima kasih kepada satuan pendidikan SDK 092 Maumere III yang sudah bersedia menyediakan tempat untuk kegiatan PKBM Laskar Pelangi Sikka.
Dalam materi yang dipaparkan Kepada SDK 092 Maumere III, Rofina Deko, S.Pd menuturkan PKBM masuk dalam lembaga penddikan nonformal, sehingga kurikulum yang digunakan akan disesuaikan sesai kebutuhan pendidikan nonformal.
Pantauan POS-KUPANG.COM, kegiatan diawali dengan sesi saling menegenal satu sama lain untuk mempererat persaudaraan sebagi satu kesatuan dalam sebuah instansi pendidikan.
Para tutor pun duduk tenang, diam sembari menyerap materi yang diberikan. Hal itu dibuktikan dari gestur tubuh mereka.
Dimana, mata mereka selalu terarah kepada pemateri dan menatap serius ke papan layar LCD yang ditampilkan tulisan. (moa)