Kisah Abdullah Guru Honorer Digaji Rp275 Ribu dan Jalan Kaki ke Sekolah, Kini Dapat Motor dari Igun
Rusaidah August 14, 2026 03:03 PM

 

BANGKAPOS.COM -- Kisah haru sekaligus inspiratif seorang guru honorer bernama Abdullah.

Menjadi seorang guru honorer, Abdullah hanya digaji Rp 275 ribu setiap bulannya.

Dengan gaji yang sedikit, Abdullah harus berjalan kaki menuju sekolah untuk mengajar.

Perjuangan Abdullah ini sampai ke telinga seorang aktris multitalenta Ivan Gunawan atau akrab disapa Igun.

Ia latas memberi sepeda motor untuk Abdullah guna menunjak aktivitasnya dalam mengajar.

Abdullah dikenal lewat konten-kontennya sebagai guru honorer yang ceria meski harus jalan kaki setiap hari.

Baca juga: Sosok Bos Gendut, Gembong Narkoba Kampung Bahari Buron sejak 2025, Ditangkap BNN di Salon

"Hai guys, guru honorer jalan kaki hari ini gajian. Tahu enggak hari ini aku itu dapat gajian dua ratus tujuh puluh lima ribu," ujar Abdullah dengan senyum tetap mengembang di wajahnya saat membagikan momen tersebut.

Video singkat yang memperlihatkan ketulusan dan dedikasi Abdullah tersebut rupanya menyita perhatian desainer sekaligus selebriti kenamaan tanah air, Ivan Gunawan.

Tergerak oleh kerja keras sang guru, Ivan Gunawan lantas mengundang Abdullah untuk datang langsung ke Butik Mandjha Ivan Gunawan di Surabaya.

Tak sekadar bertemu, Ivan Gunawan yang diwakili timnya memberikan kejutan istimewa berupa satu unit sepeda motor Suzuki Nex II berwarna merah-hitam sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian tulus Abdullah.

Saat penyerahan hadiah, perwakilan Ivan Gunawan menyampaikan pesan mendalam sembari menyerahkan kunci kendaraan tersebut kepada Abdullah.

"Ini kuncinya, semoga makin lancar, makin sehat, makin sukses," tuturnya.

Menerima hadiah yang tak pernah disangka-sangka itu, Abdullah tak sanggup menahan rasa haru. Air matanya menetes saat menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kepedulian yang diberikan Ivan Gunawan kepadanya.

"Bismillahirrahmanirrahim. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kak Ivan terima kasih hadiahnya. Semoga rezekinya semakin lancar, selalu disehatkan, dan selalu dalam lindungan Allah SWT," ucap Abdullah terbata-bata menahan tangis haru.

Abdullah mengaku bantuan tersebut akan sangat membantu mobilitasnya sehari-hari dalam mengajar murid-muridnya.

"Terima kasih dan ini sangat berguna sekali. Saya tidak bisa mengatakan apa pun kecuali terima kasih dan mendoakan Kak Ivan. Terima kasih," ungkapnya.

Saking bahagianya atas berkah dan apresiasi yang diterima, Abdullah bahkan bersujud syukur di samping sepeda motor barunya tersebut.

Melalui unggahan media sosialnya, Ivan Gunawan berharap kendaraan tersebut dapat menjadi pelukan hangat serta penunjang semangat bagi Abdullah untuk terus membagikan ilmu.

"Saya hanya ingin memberikan pelukan hangat dari kerja keras seorang guru honorer yang setiap hari berjalan kaki menuju tempat mengajar... semoga kamu semakin semangat dalam memberikan ilmu kepada murid-muridmu. Salam kenal yoooo @daily_man_abdullah1919," tulis Ivan Gunawan pada keterangan unggahan Instagramnya, Senin (10/8/2026).

Di luar tugasnya berdiri di depan kelas, Abdullah adalah seorang pekerja keras.

Untuk menyambung hidup dan menambah penghasilan dari gaji honorernya yang terbatas, ia tak gengsi berjualan jajanan makanan hingga kamus sekolah kepada para anak didiknya.

Bahkan, seusai mengajar, ia juga kerap meluangkan waktu membantu temannya berjualan.

Baca juga: Menteri Prabowo Dinilai Lemah, Mahfud MD Sebut Kabinet Bayangan Bisa sebagai Improvisasi

Semua usaha dan keringat yang ia curahkan ternyata menyimpan impian mulia. Abdullah berjuang mengumpulkan pundi-pundi rupiah demi bisa menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci.

Melalui unggahan video lainnya, Abdullah membagikan prinsip hidupnya yang mendalam terkait perjuangan mencari rezeki yang halal di tengah keterbatasan ekonomi.

"Tiga ratus ribu itu memang tidak cukup untuk hidup satu bulan. Itu kenapa aku sehabis sekolah masih harus ngelesin, mau ada permintaan pembelian kambing aku ladenin, aku jualan bahkan sampai sekarang. Jadi kita harus pandai-pandai mengatur otak kita supaya bisa tercukupi," ungkap Abdullah.

Ia juga berpesan agar keterbatasan ekonomi tidak pernah dijadikan alasan untuk melakukan perbuatan jahat atau mencuri. Menurutnya, selama mau menurunkan gengsi, rezeki halal pasti akan selalu ada jalan.

"Banyak kok di luar sana orang yang bekerja hari ini untuk makan hari ini, yang anak-anaknya terlantar enggak bisa sekolah karena perekonomian, tapi mereka lebih memilih jalan yang halal. Contohnya aku sendiri, aku harus jualan, cari job di luar kota dan dalam kota, bahkan aku pernah minta kerjaan sama orang 'Bu aku bisa nyuci piring, ngepel, masak'. Asalkan kita enggak gengsi aja, kita bisa makan," tegasnya.

Abdullah berharap, viralnya kisah perjuangan ini tidak hanya memberikan rezeki dan peluang baru baginya untuk tetap mengajar, tetapi juga menginspirasi masyarakat luas untuk selalu bersyukur dan tidak pantang menyerah dalam menjemput rezeki yang halal.

Nangis Haru Dapat Sepeda Motor

Menerima hadiah yang tak pernah disangka-sangka itu, Abdullah tak sanggup menahan rasa haru. 

Air matanya menetes saat menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kepedulian yang diberikan Ivan Gunawan kepadanya.

"Bismillahirrahmanirrahim. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kak Ivan terima kasih hadiahnya. Semoga rezekinya semakin lancar, selalu disehatkan, dan selalu dalam lindungan Allah SWT," ucap Abdullah terbata-bata menahan tangis haru.

Abdullah mengaku bantuan tersebut akan sangat membantu mobilitasnya sehari-hari dalam mengajar murid-muridnya.

"Terima kasih dan ini sangat berguna sekali. Saya tidak bisa mengatakan apa pun kecuali terima kasih dan mendoakan Kak Ivan. Terima kasih," ungkapnya.

Saking bahagianya atas berkah dan apresiasi yang diterima, Abdullah bahkan bersujud syukur di samping sepeda motor barunya tersebut.

Melalui unggahan media sosialnya, Ivan Gunawan berharap kendaraan tersebut dapat menjadi pelukan hangat serta penunjang semangat bagi Abdullah untuk terus membagikan ilmu.

"Saya hanya ingin memberikan pelukan hangat dari kerja keras seorang guru honorer yang setiap hari berjalan kaki menuju tempat mengajar... semoga kamu semakin semangat dalam memberikan ilmu kepada murid-muridmu. Salam kenal yoooo @daily_man_abdullah1919," tulis Ivan Gunawan pada keterangan unggahan Instagramnya, Senin (10/8/2026).

Di luar tugasnya berdiri di depan kelas, Abdullah adalah seorang pekerja keras.

Untuk menyambung hidup dan menambah penghasilan dari gaji honorernya yang terbatas, ia tak gengsi berjualan jajanan makanan hingga kamus sekolah kepada para anak didiknya.

Baca juga: Reaksi Sarwendah saat Nama Ruben Onsu Hilang dari Aplikasi Pinjol, Duga Sudah Dibayar Diam-Diam

Ingin Umrah

Seusai mengajar, Abdullah ternyata kerap meluangkan waktu membantu temannya berjualan.

Semua usaha dan keringat yang ia curahkan ternyata menyimpan impian mulia.

Abdullah berjuang mengumpulkan pundi-pundi rupiah demi bisa menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci.

Melalui unggahan video lainnya, Abdullah membagikan prinsip hidupnya yang mendalam terkait perjuangan mencari rezeki yang halal di tengah keterbatasan ekonomi.

"Tiga ratus ribu itu memang tidak cukup untuk hidup satu bulan. Itu kenapa aku sehabis sekolah masih harus ngelesin, mau ada permintaan pembelian kambing aku ladenin, aku jualan bahkan sampai sekarang. Jadi kita harus pandai-pandai mengatur otak kita supaya bisa tercukupi," ungkap Abdullah.

Ia juga berpesan agar keterbatasan ekonomi tidak pernah dijadikan alasan untuk melakukan perbuatan jahat atau mencuri.

Menurutnya, selama mau menurunkan gengsi, rezeki halal pasti akan selalu ada jalan.

"Banyak kok di luar sana orang yang bekerja hari ini untuk makan hari ini, yang anak-anaknya terlantar enggak bisa sekolah karena perekonomian, tapi mereka lebih memilih jalan yang halal."

"Contohnya aku sendiri, aku harus jualan, cari job di luar kota dan dalam kota, bahkan aku pernah minta kerjaan sama orang 'Bu aku bisa nyuci piring, ngepel, masak'. Asalkan kita enggak gengsi aja, kita bisa makan," tegasnya.

Abdullah berharap, viralnya kisah perjuangan ini tidak hanya memberikan rezeki dan peluang baru baginya untuk tetap mengajar, tetapi juga menginspirasi masyarakat luas untuk selalu bersyukur dan tidak pantang menyerah dalam menjemput rezeki yang halal.

(Bangkapos.com/TribunJatim.com/TribunSumsel.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.