TRIBUNNEWS.COM – Xavi Hernandez kembali ke dunia kepelatihan setelah resmi ditunjuk sebagai pelatih baru timnas Belanda. Para pemain Oranje pun berpotensi harus beradaptasi dengan sejumlah aturan disiplin ketat yang pernah diterapkan Xavi ketika menangani Barcelona.
Xavi diumumkan sebagai pelatih Belanda pada Rabu untuk menggantikan Ronald Koeman. Pelatih berusia 46 tahun itu menandatangani kontrak berdurasi empat tahun.
Penunjukan tersebut cukup mengejutkan mengingat Xavi sudah tidak menangani tim sejak meninggalkan Barcelona pada April 2024.
Selama menganggur, mantan gelandang Barcelona itu lebih banyak menjalankan tugas sebagai duta dan sempat menolak sejumlah tawaran dari klub maupun tim nasional.
Kini, Xavi kembali ke pinggir lapangan dengan misi besar membawa Belanda meraih prestasi di panggung internasional. Ia juga mencatatkan sejarah sebagai pelatih non-Belanda pertama yang menangani Oranje sejak 1978.
Xavi Punya Aturan Disiplin Ketat
Xavi tidak hanya dikenal dengan filosofi permainan berbasis penguasaan bola. Ketika menangani Barcelona, ia juga menerapkan standar disiplin yang cukup ketat kepada para pemain.
Saat mengambil alih Barcelona pada November 2021, Xavi langsung memperkenalkan sejumlah aturan yang wajib dipatuhi seluruh anggota skuad.
Menurut Diario AS, salah satu aturan utamanya adalah kewajiban pemain tiba 90 menit sebelum sesi latihan dimulai. Staf kepelatihan bahkan diminta datang lebih awal agar seluruh persiapan sudah rampung sebelum pemain tiba di tempat latihan.
Xavi juga mengharuskan para pemain makan di fasilitas latihan klub. Kebijakan tersebut dibuat agar pola makan dan asupan nutrisi pemain dapat dipantau dengan lebih baik.
Baca juga: Berebut Jadi Asisten Xavi di Belanda: Ada Legenda MU, Patrick Kluivert Bukan Prioritas
Sistem denda juga kembali diberlakukan. Yang menarik, nominal denda bersifat progresif dan akan terus meningkat apabila pemain mengulangi pelanggaran yang sama.
Pelanggaran pertama dikenai denda €100. Jika kesalahan yang sama kembali dilakukan, dendanya naik menjadi €200. Pelanggaran ketiga menjadi €400 dan terus berlipat pada pelanggaran berikutnya.
Aturan lain yang cukup ketat berkaitan dengan aktivitas pemain menjelang pertandingan.
Para pemain dilarang pulang larut malam dalam waktu 48 jam sebelum pertandingan. Tujuannya jelas, yakni memastikan kondisi fisik dan kebugaran pemain tetap terjaga.
Mereka juga tidak diperbolehkan melakukan aktivitas yang memiliki risiko cedera, seperti berselancar atau mengendarai sepeda listrik.
Pelanggaran terhadap aturan tersebut bahkan dikategorikan sebagai pelanggaran serius. Kasusnya dapat dilaporkan kepada departemen hukum klub karena dianggap sebagai bentuk pelanggaran kontrak.
Jika standar yang sama diterapkan di timnas Belanda, para pemain Oranje tentu harus bersiap menghadapi tuntutan disiplin yang cukup tinggi.
Xavi Merasa Dekat dengan Sepak Bola Belanda
Meski berasal dari Spanyol, Xavi mengaku memiliki hubungan khusus dengan sepak bola Belanda.
Filosofi yang ia dapatkan selama menimba ilmu di akademi Barcelona sangat dipengaruhi pemikiran Johan Cruyff dan Rinus Michels, dua sosok yang memiliki peran besar dalam perkembangan sepak bola Belanda.
"Saya menganggapnya sebagai kehormatan yang luar biasa untuk menjadi pelatih kepala tim nasional Belanda," kata Xavi.
"Sebagai seseorang yang menerima pelatihan di akademi Barca, dengan pengaruh kuat dari Johan Cruyff dan Rinus Michels, di antara yang lainnya, saya merasa memiliki hubungan khusus dengan sepak bola Belanda."
Xavi juga menyebut Louis van Gaal dan Frank Rijkaard sebagai sosok yang turut memberikan pengaruh terhadap perkembangannya, baik ketika masih menjadi pemain maupun setelah beralih ke dunia kepelatihan.
Kini, Xavi akan mencoba membawa pemahamannya terhadap filosofi tersebut ke timnas Belanda.
Sentuhan sepak bola berbasis penguasaan bola dan prinsip total football yang menjadi bagian dari tradisi Oranje akan menjadi salah satu hal yang menarik untuk dinantikan.
Debut Xavi bersama Belanda dijadwalkan berlangsung pada 24 September saat Oranje menghadapi Jerman. Setelah itu, Belanda akan melanjutkan agenda Nations League dengan menghadapi Serbia dan Yunani.
Jika Xavi benar-benar membawa aturan disiplin ala Barcelona ke ruang ganti Oranje, para pemain Belanda bukan hanya dituntut tampil bagus di lapangan. Mereka juga harus siap mengikuti standar profesional yang jauh lebih ketat di luar pertandingan.
(Tribunnews.com/Ali)