TRIBUNPALU.COM, PARIGI MOUTONG - Gelaran FR Cup Volleyball Tournament 2026 resmi berakhir setelah rangkaian pertandingan ditutup melalui partai final di Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Rabu (12/8/2026).
Pertandingan terakhir berlangsung dalam suasana meriah.
Dukungan masyarakat dan pecinta olahraga membuat atmosfer laga penentuan juara semakin semarak.
Penutupan turnamen turut dihadiri Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bersama Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Tengah Sry Nirwanti Bahasoan.
Baca juga: Januari sampai Agustus 2026, 5.752 Butir Obat Berbahaya Disita di Banggai
Kehadiran keduanya menjadi bagian dari apresiasi terhadap penyelenggaraan turnamen yang mempertemukan para atlet sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk menikmati kompetisi olahraga.
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Fathur Razaq menyampaikan penghargaan kepada seluruh peserta, atlet, panitia, sponsor, serta masyarakat yang telah berkontribusi selama pelaksanaan FR Cup 2026.
Menurutnya, sebuah turnamen tidak semata-mata diukur dari hasil akhir pertandingan.
Lebih dari itu, kegiatan olahraga dapat menjadi ruang untuk membangun pertemanan, memperluas relasi, dan memperkuat kebersamaan.
“Menang boleh bangga, kalah jangan berkecil hati, karena setiap pertandingan selalu punya cerita dan pelajaran masing-masing,” ujar Fathur.
Ia juga mengapresiasi semangat para peserta yang tetap menjunjung sportivitas sepanjang kompetisi.
Menurut Fathur, pengalaman selama mengikuti turnamen diharapkan dapat menjadi bekal positif bagi para atlet, baik dalam menghadapi kompetisi berikutnya maupun dalam membangun hubungan antarpeserta.
Di sisi lain, panitia turut menyampaikan permohonan maaf apabila selama penyelenggaraan masih terdapat kekurangan, baik dalam aspek pelayanan maupun teknis pertandingan.
Berbagai catatan selama pelaksanaan akan dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pada kesempatan berikutnya.
Fathur menegaskan, berakhirnya FR Cup 2026 tidak berarti perjalanan kegiatan tersebut selesai.
Baca juga: 1,5 Kg Sabu Dimusnahkan Polresta Banggai, Hasil Penangkapan Selama 8 Bulan
Turnamen ini justru diharapkan menjadi pijakan untuk menghadirkan ajang olahraga dengan skala dan kualitas yang lebih besar.
“FR Cup 2026 bukanlah ending, tapi sebuah beginning. Ini adalah langkah awal untuk sesuatu yang lebih besar ke depannya,” tegasnya.
Ia berharap peserta dan masyarakat tidak hanya membawa pulang hasil pertandingan, tetapi juga pengalaman, relasi, persahabatan, serta semangat baru setelah mengikuti rangkaian turnamen.
Dengan berakhirnya partai final, FR Cup Volleyball Tournament 2026 meninggalkan semangat sportivitas dan kebersamaan yang diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat, khususnya melalui kegiatan olahraga.(*)