Doktif Bantah Memeras Rp200 M ke Teman Richard Lee, Ungkap Fakta Pertemuan dengan Sosok Ivan
Candra Isriadhi August 14, 2026 04:44 PM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Doktif akhirnya buka suara terkait tudingan dirinya meminta uang Rp200 miliar kepada teman Richard Lee untuk menghentikan kasus yang tengah berjalan.

Doktif dengan tegas membantah tudingan tersebut. Menurutnya, permintaan uang Rp200 miliar untuk menghentikan kasus Richard Lee tidak pernah terjadi.

Usai menjalani persidangan, Doktif kemudian membeberkan versinya mengenai pertemuan dengan Ivan, teman Richard Lee, yang sebelumnya disinggung dalam persidangan di Pengadilan Negeri Tangerang, Kamis (13/8/2026).

KABAR ARTIS - Doktif saat ditemui di Pengadilan Negeri Tangerang, Kamis (13/8/2026).
KABAR ARTIS - Doktif saat ditemui di Pengadilan Negeri Tangerang, Kamis (13/8/2026). (Grid.id/Hana Futari)

Doktif menegaskan dirinya bukan pihak yang mengajak Ivan bertemu. Ia justru mengaku dihubungi untuk bertemu dan membicarakan kemungkinan mediasi.

“Itu lucu banget. Ada yang bilang bahwa saya mengajak Ivan. Saya tidak kenal yang namanya Ivan."

"Jadi ada yang mengajak saya untuk bertemu dengan Ivan, ya, untuk diajak mediasi,” ujar Doktif ditemui di Pengadilan Negeri Tangerang, Kamis (13/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Doktif mengatakan Ivan memperkenalkan diri sebagai teman Richard Lee.

Baca juga: Respons Mengejutkan Dedi Mulyadi Usai Disindir soal Jabar Belum Masuk 10 Besar IPM: Perlu Waktu

Menurut Doktif, Ivan kemudian meminta bantuan agar persoalan yang melibatkan Richard Lee dapat diselesaikan secara damai.

“Ivan pada saat itu, 'Dok, saya dimintain tolong karena, eh, terdakwa Richard ini tidak punya teman.' Dia meminta tolong kepada saya. Nah, saya bilang, 'Maksudnya apa? Untuk damai?'" cerita Doktif.

Namun, Doktif mengaku tidak menerima tawaran tersebut. Ia mengatakan tidak mungkin memilih jalan damai karena menurutnya ada persoalan terkait kerugian masyarakat yang perlu dipertimbangkan.

Doktif bahkan mengaku sempat menghitung dugaan nilai kerugian berdasarkan penjualan produk yang dikaitkan dengan Richard Lee.

KABAR SELEB - Richard Lee saat dijumpai di ruang sidang Pengadilan Negeri Tangerang, Kamis (6/8/2026).
KABAR SELEB - Richard Lee saat dijumpai di ruang sidang Pengadilan Negeri Tangerang, Kamis (6/8/2026). (Grid.id/Hana Futari)

"Nah, saya bilang saya nggak mungkin damai. Kerugian masyarakat kan, itu kan berapa? Kalau kita hitung penjualannya berapa?"

"Nah kalau yang saya dengar dari stiker dan itu saya hitung-hitung, itu sekitar Rp250 miliar,” ujar Doktif.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi bantahan Doktif terhadap tudingan adanya permintaan Rp200 miliar untuk menghentikan kasus Richard Lee.

Versi Doktif, pertemuannya dengan Ivan justru berawal dari ajakan mediasi, bukan karena dirinya meminta sejumlah uang agar perkara tersebut dihentikan.

Keterangan mengenai pertemuan tersebut pun disampaikan Doktif setelah sebelumnya isu permintaan Rp200 miliar mencuat dalam persidangan.

Baca juga: Artis Sali Irsalina Diduga Dihajar dan Diinjak-injak hingga Berdarah, Awalnya Hanya Cekcok di Mobil

Dia kemudian memberikan opsi kepada Ivan jika ingin berdamai kembalikan uang masyarakat. “Nah kalau memang misalnya mau damai, ya kembalikan aja itu hak masyarakat,” imbuhnya.

Doktif pun merasa pernyataan Richard Lee di ruang sidang mengaburkan fakta. Doktif merasa Richard Lee seolah memberi gambaran bahwa dia meminta Rp200 miliar.

“Maksud saya seperti itu. Kenapa jadi putar, jadi kayak begitu seolah-olah saya minta 250 miliar?" ucapnya.

“Biarkan dia mengganti kerugian tersebut. Kalau nggak mau ya nggak papa, nggak usah, biarkan proses tetap berjalan,” tutupnya.

(Tribunnewsmaker.com/Grid.id/Hana Futari)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.