Inilah 13 Komika yang Bertahan, Cerita Keluarga Siap Diubah Jadi Tawa di Comic League 4
Ariestia August 14, 2026 04:20 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Bukan sekadar adu kelucuan, 13 komika yang tersisa dalam Comic League Season 4 kini ditantang mengolah cerita keluarga untuk ditampilkan menjadi materi komedi. 

Setelah melewati babak pertama, para peserta kembali naik panggung dalam Show 2 pada Sabtu (15/8/2026).

Pertunjukan yang digelar Komunitas Stand Up Indo Pekanbaru tersebut berlangsung di Balungan Gajah Kak Nas, Jalan Tengku Bey, Pekanbaru, mulai pukul 20.00 WIB.

Show 2 kali ini mengusung tema “Keluarga”.

Para komika ditantang menggali pengalaman, cerita, hingga persoalan yang berkaitan dengan keluarga.

Kisah itu kemudian disajikan dalam bentuk materi komedi di atas panggung.

Sebanyak 13 komika yang tampil merupakan peserta yang berhasil bertahan dari Show 1 pada Sabtu (8/8/2026).

Mereka adalah: Awan Konda, Awi, Aziz, Agung, Wahyu, Taufik Kudun, Andri, Fajar, Mip, Syarwan, Sandi, Obeth dan Richo.

Dalam babak sebelumnya, 15 peserta tampil dengan mengusung tema “Who Am I”.

Dari pertunjukan tersebut, dua komika harus menghentikan langkah mereka dalam kompetisi.

Keduanya adalah Komika Heru asal Perawang dan Komika Sensei dari Panam, Pekanbaru.

Namun, persaingan para komika tidak hanya terjadi ketika mereka berada di atas panggung.

Sebelum tampil, peserta menjalani rangkaian pembinaan berupa mentoring dan open mic untuk mengembangkan materi.

Admin Stand Up Indo Pekanbaru, Jopri Sinaga, mengatakan proses tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan peserta selama kompetisi.

“Peserta menjalani mentoring pada hari Rabu. Kemudian hari Kamis melakukan open mic, Jumat break, dan Sabtu show,” ujar Jopri.

Menurut Jopri, pola tersebut dirancang agar peserta tidak hanya mengejar hasil kompetisi.

Mereka juga mendapatkan pengalaman dan pembelajaran untuk berkembang sebagai komika.

Comic League Season 4 menjadi wadah bagi komika dari berbagai daerah di Riau untuk mengasah kemampuan sekaligus merasakan atmosfer tampil di hadapan penonton.

Perjalanan kompetisi ini diawali dengan audisi yang mendapat antusiasme peserta cukup tinggi.

Sebanyak 46 peserta mengikuti audisi yang berlangsung di tiga wilayah Pekanbaru, yakni Marpoyan, Durian, dan Panam.

Seluruh proses audisi digelar di Sanama+ Coffee & Space. Dari 46 peserta, sebanyak 21 komika kemudian dinyatakan lolos ke tahap seleksi daring.

Setelah melalui proses seleksi, 15 komika terpilih untuk tampil dalam Comic League Season 4.

Kompetisi selanjutnya berlangsung selama tujuh pekan berturut-turut di lokasi yang sama. Setiap pekan, peserta akan tampil di hadapan dewan juri dengan sistem eliminasi.

Satu hingga dua peserta akan tersingkir dalam setiap pertunjukan hingga akhirnya hanya tersisa satu komika yang dinobatkan sebagai juara Comic League Season 4.

Ketua Stand Up Indo Pekanbaru, Megi Irawan, mengatakan kompetisi tersebut merupakan salah satu upaya komunitas untuk melahirkan komika berkualitas dari Riau yang mampu bersaing di tingkat nasional.

“Harapan kami kompetisi ini bisa terus rutin diadakan setiap tahun dan gaungnya semakin luas di Pekanbaru. Ke depan kami juga akan mencoba membuka kepesertaan dari provinsi lain agar komikanya semakin beragam,” kata Megi.

Megi berharap para peserta tidak berhenti mengembangkan diri setelah kompetisi berakhir.

Ia mengatakan, pengalaman yang didapat selama mengikuti Comic League Season 4 dapat menjadi bekal untuk terus berkembang, baik di panggung pertunjukan maupun dunia entertainment.

Sementara itu, Jopri menjelaskan bahwa tujuan utama Comic League Season 4 adalah menemukan komika terlucu di Riau yang nantinya dipersiapkan untuk dapat tampil di tingkat nasional.

Penampilan para peserta dinilai oleh empat komika berpengalaman dari Stand Up Indo Pekanbaru, yakni Megi Irawan, Alhafizh, Faqih O Maulana, dan Buha Manik.

Dengan kompetisi yang masih menyisakan enam pekan perjalanan, Show 2 menjadi kesempatan penting bagi 13 komika untuk mempertahankan posisi sekaligus menunjukkan perkembangan materi dan kemampuan mereka di atas panggung.

Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan langsung, tiket Show 2 dibanderol Rp25 ribu. Harga tersebut sudah termasuk minuman.

Jumlah penonton dibatasi maksimal 80 orang untuk menjaga kenyamanan selama pertunjukan berlangsung, baik bagi peserta maupun pengunjung.

 (Tribun Pekanbaru/Budi Rahmat)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.