Liputan6.com, Jakarta - Tawon yang mondar-mandir di sekitar rumah bukan selalu sekadar mencari makanan. Bisa jadi, ada bagian tertentu dari rumah yang diam-diam dianggap cocok untuk membangun sarang. Karena itu, cara menghentikan tawon bersarang di rumah perlu dilakukan dengan mengetahui pemicunya terlebih dahulu.
Menariknya, beberapa kebiasaan sederhana yang sering dianggap sepele justru dapat membuat tawon semakin betah. Mulai dari gelas minuman manis yang dibiarkan terbuka hingga celah kecil di bagian rumah, berbagai hal tersebut bisa menjadi alasan tawon terus kembali. Jika dibiarkan, aktivitas tawon dapat semakin sering terlihat dan berujung pada munculnya sarang di lokasi yang sulit dijangkau.
Lantas, apa saja yang sebenarnya membuat rumah menarik bagi tawon dan langkah apa yang bisa dilakukan untuk mencegahnya?Simak cara lengkapnya berikut ini, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Jum'at (14/8/2026).

Sisa makanan dan minuman manis merupakan salah satu hal yang dapat menarik tawon ke halaman atau teras. Buah yang terlalu matang, minuman bersoda, makanan berprotein, serta makanan hewan peliharaan yang dibiarkan terbuka juga dapat menjadi sumber makanan.
Kebiasaan membersihkan area setelah makan di luar rumah dapat membantu mengurangi daya tarik tersebut. Jangan menunggu sampai tawon mulai berdatangan dalam jumlah banyak.
Beberapa hal yang bisa dilakukan antara lain:

Tawon membutuhkan tempat yang terlindung untuk membangun sarang. Celah pada bagian atap, lis rumah, dinding, kusen, gudang, atau area di bawah dek dapat menjadi lokasi yang disukai.
Pemeriksaan sebaiknya dilakukan sebelum tawon sempat membangun koloni. Celah kecil yang terlihat di sekitar rumah dapat ditutup menggunakan bahan yang sesuai agar akses menuju ruang tersembunyi menjadi lebih terbatas.
Periksa beberapa area berikut:

Aroma tertentu dapat digunakan sebagai salah satu cara membuat area rumah kurang menarik bagi tawon. Minyak cengkih, peppermint, dan serai termasuk aroma yang sering dimanfaatkan untuk mengurangi aktivitas tawon.
Penelitian yang diterbitkan pada 2013 juga menemukan bahwa campuran minyak cengkih, geranium, dan serai dapat mengurangi pendaratan tawon pada umpan. Minyak cengkih sendiri menunjukkan efek penolakan yang cukup tinggi dalam penelitian tersebut.
Untuk penggunaan sederhana di rumah, aroma tersebut dapat diaplikasikan di sekitar area yang sering didatangi tawon.
Caranya:

Tanaman tertentu dapat menjadi pilihan tambahan untuk membuat area teras dan halaman terasa kurang menarik bagi tawon. Mint, basil, marigold, dan serai memiliki aroma yang dapat membantu mengurangi kehadiran sejumlah serangga.
Menempatkan tanaman dalam pot juga membuatnya lebih mudah dipindahkan ketika ditemukan area yang sering didatangi tawon. Namun, tanaman bukan pengganti langkah utama seperti membersihkan makanan dan menutup tempat yang berpotensi menjadi lokasi sarang.
Tanaman yang bisa dipertimbangkan antara lain:

Sarang palsu dari kantong kertas cokelat sering disebut sebagai cara untuk membuat tawon mengira wilayah tersebut sudah ditempati koloni lain. Gagasan ini memang memiliki dasar dari perilaku sebagian jenis tawon yang mempertimbangkan keberadaan sarang lain ketika memilih lokasi.
Namun, sarang palsu tidak bisa dianggap sebagai metode yang terbukti ampuh untuk semua jenis tawon. Bentuknya juga tidak selalu menyerupai sarang asli dan tidak membawa aroma koloni yang dapat dikenali tawon.
Karena itu, jika ingin mencobanya:

Beberapa kebiasaan kecil tanpa disadari dapat membuat halaman rumah semakin menarik bagi tawon. Misalnya membiarkan minuman manis terbuka atau menempatkan perangkap terlalu dekat dengan tempat duduk.
Waktu melakukan tindakan juga perlu diperhatikan. Mengganggu sarang ketika tawon sedang aktif dapat meningkatkan risiko sengatan, terutama jika sarang sudah berisi banyak anggota koloni.
Perhatikan beberapa kesalahan berikut:

Tidak semua sarang aman untuk ditangani sendiri. Sarang yang berada di dalam dinding, atap, tempat tinggi, atau dekat pintu dan jalur aktivitas penghuni rumah sebaiknya tidak diganggu sembarangan.
Risiko juga meningkat ketika jumlah tawon sudah banyak. Alih-alih mencoba membongkar sarang sendiri, penggunaan jasa pengendalian hama dapat menjadi pilihan yang lebih aman.
Pertimbangkan meminta bantuan profesional jika:
Aroma tertentu serta tanaman beraroma dapat menjadi tambahan untuk membuat lingkungan rumah kurang menarik bagi tawon. Namun, jika sarang sudah berkembang besar atau berada di lokasi berisiko, penanganan profesional tetap menjadi pilihan yang lebih aman.
Jaga kebersihan, tutup tempat sampah, bersihkan sisa makanan, dan tutup celah yang dapat menjadi lokasi sarang.
Cengkih, peppermint, dan serai sering digunakan sebagai aroma pengusir tawon.
Mint dapat menjadi tambahan untuk membuat area kurang menarik, tetapi tidak menjamin tawon tidak datang sama sekali.
Efektivitasnya belum dapat diandalkan sebagai metode utama untuk mencegah tawon bersarang.
Hubungi profesional jika sarang berukuran besar, sulit dijangkau, berada di dalam dinding atau atap, maupun dekat jalur aktivitas penghuni rumah.