WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ajakan mengikuti seleksi Paskibraka di sekolah membawa Cetta Callysta Agnia Fandiansyah pada pengalaman yang sebelumnya tak pernah ia bayangkan.
Remaja yang akrab disapa Agni itu kini menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi DKI Jakarta dan dipercaya sebagai calon pembawa baki di upacara peringatan HUT ke-81 RI.
Agni mengaku tidak pernah mengikuti ekstrakurikuler Paskibra di sekolah.
Kecintaannya sejak kecil justru lebih banyak tercurah pada dunia olahraga, terutama bola basket.
Baca juga: Aksi Cepat Anggota Paskibra Gandeng Tangan Rekannya yang Hampir Pingsan di Papua Barat Daya
"Jadi Paskibraka bukan impian saya karena tidak ikuti ekskul Paskibra di sekolah," kata Agni saat ditemui Wartakotalive.com di sela gladi bersi upacara bendera HUT ke-81 RI di Balai Kota Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Siswi SMAN 70 Jakarta itu awalnya hanya ingin mencoba peruntungan ketika sekolah membuka seleksi Paskibraka tingkat kota.
Tak disangka, langkah coba-coba tersebut justru membawanya lolos hingga tingkat provinsi dan kini dipercaya menjadi calon pembawa baki dalam upacara peringatan HUT ke-81 RI.
Perjalanan Agni di dunia olahraga sebenarnya sudah dimulai sejak kecil setelah menekuni gimnastik, cheerleading, taekwondo, hingga berbagai kegiatan olahraga lainnya.
Baca juga: Calon Komandan Barisan, Mimpi Irul Anak Penjual Nasi Uduk yang Terpilih Jadi Paskibraka DKI Jakarta
Masuk SMA, Agni memilih fokus pada bola basket hingga ikut berbagai kompetisi antarsekolah dan antarwilayah, hingga ajang antarklub, nasional, bahkan internasional.
Ketika kesempatan mengikuti seleksi Paskibraka datang, Agni tidak tahu banyak tentang Paskibraka.
Setelah melihat prosesnya, ia mulai tertarik dan Paskibraka bukan hanya soal baris-berbaris dan mengibarkan bendera, tetapi juga menjadi ruang untuk membentuk karakter.
Ia melihat banyak nilai yang bisa dipelajari, mulai kedisiplinan, ketahanan mental, hingga kecintaan terhadap Tanah Air.
Baca juga: Begini Momen Wabup Kulon Progo Ikat Tali Sepatu Anggota Paskibra Saat Penurunan Bendera
Kini, untuk sementara waktu, Agni memilih mengesampingkan kesibukannya di dunia basket.
Menjelang hari pengibaran, seluruh fokusnya diarahkan pada tugas sebagai anggota Paskibraka.
Latihan dijalaninya di sejumlah lokasi, seperti GOR Sumantri, Monas, hingga Balai Kota Jakarta.
Hari-harinya dipenuhi rutinitas yang padat.
Baca juga: Inilah Nama Paskibra Nasional yang akan Bertugas di HUT Ke-79 RI di IKN Kalimantan
Ia terbiasa bangun sejak subuh dan mempersiapkan berbagai perlengkapan sejak malam sebelumnya agar pagi hari bisa langsung berangkat sekolah dan melanjutkan latihan.
Waktu istirahat dimanfaatkan sebaik mungkin.
Proses menjadi Paskibraka juga bukan perkara mudah.
Sebelum sampai di tahap sekarang, Agni harus melewati serangkaian seleksi di tingkat kota.
Baca juga: Daftar Lengkap 44 Paskibraka DKI Jakarta 2026, Ada Pelajar dari Kepulauan Seribu
Ada pemeriksaan kesehatan, pengukuran bentuk tubuh, tes kecerdasan, hingga kemampuan baris-berbaris.
Dari seluruh proses tersebut, Agni akhirnya dipercaya menjadi salah satu calon pembawa baki.
Meski merasa bangga, ia belum mau terlalu larut dalam pencapaian tersebut.
"Saya bangga pada diri saya, namun juga belum berpuas hati karena memang tugas pengibaran belum selesai," katanya.
Dukungan Keluarga
Dukungan keluarga menjadi salah satu kekuatan Agni melewati seluruh proses tersebut.
Sejak kecil, kedua orang tuanya selalu mendukung kegiatannya di dunia olahraga.
Ibunya, Teta Medianna (40), merupakan ibu rumah tangga yang banyak mendampingi Agni dan adiknya di rumah, sementara ayahnya, Herman Prastiya Fandiansyah (41), bekerja di luar kota.
Menurut Agni, dukungan orang tua tidak hanya diberikan dalam bentuk fasilitas, tetapi juga motivasi dan penguatan mental.
Baca juga: Pramono Kukuhkan 44 Paskibraka DKI untuk Upacara HUT ke-81 RI
Pesan yang terus ia pegang adalah untuk tetap fokus, sabar, dan kuat menghadapi setiap proses.
"Untuk motivasi dari orang tua sendiri tetap fokus, harus sabar, harus lebih kuat mentalnya," ucapnya.
Agni juga merasakan perubahan dalam dirinya sejak mengikuti pendidikan dan pelatihan Paskibraka.
Kedisiplinan yang sebenarnya sudah ditanamkan orang tua sejak kecil kini ditempa lebih kuat selama menjalani pelatihan.
Baca juga: Jelang HUT ke-81 RI, Calon Paskibraka 2026 Jalani Latihan Intensif Bersama Paspampres
Ia merasa pengalaman tersebut perlahan membentuk kepribadiannya menjadi lebih baik.
Kini, di tengah hitungan hari menuju upacara HUT ke-81 RI, Agni hanya ingin memberikan kemampuan terbaiknya.
Bagi gadis kelahiran Surabaya, 4 April 2010, kesempatan menjadi calon pembawa baki adalah kepercayaan yang tidak pernah ia rencanakan, tetapi kini harus ia perjuangkan sebaik mungkin.
"Untuk teman-teman yang bercita-cita menjadi Paskibraka, harus semangat, kuat mental dan fisiknya," pesan Agni. (m27)