Pemerntah Umumkan Formasi CPNS 2026 Melalui Sekolah Kedinasan, Ini Rinciannya
Adiana Ahmad August 14, 2026 06:19 PM

POS-KUPANG.COM – Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokras ( KemenPAN-RB ) secara resmi mengumumkan mengumumkan Kuota Formasi Sekolah Kedinasan 2026. 

Dalam siaran pers terbarunya melalaui laman https://www.menpan.go.id/, KemenPAN-RB menyebut, Pemerintah menyiapkan Kuota  4.770 Formasi Sekolah Kedinasan 2026. 

MenPAN RB, Rini Widyantini mengungkapkan tahun ini sembilan instansi membuka formasi Sekolah Kedinasan yang berada dibawah naungannya.

 Instansi tersebut adalah Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perhubungan (22 sekolah kedinasan); Kementerian Keuangan; Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN); Badan Pusat Statistik (BPS); Kementerian Hukum; Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika; serta Badan Intelijen Negara (BIN).

Baca juga: Resmi dari KemenPAN-RB,Pemerintah Siapkan 4.770 Formasi Sekolah Kedinasan 2026,Pendaftaran Bulan Ini

Total formasi nasional untuk sekolah kedinasan tahun ini adalah 4.770 formasi. Meningkat dari formasi sekolah kedinasan tahun 2025 yang berjumlah 3.257 formasi.

Berikut rinciannya:

Jumlah Formasi Sekolah Kedinasan Tahun 2026:

1. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (Kementerian Dalam Negeri): 1.410 formasi

2. 22 Sekolah Kedinasan dibawah Kementerian Perhubungan: 891 formasi

3. Politeknik Keuangan Negara-STAN (Kementerian Keuangan): 1.000 formasi

4. Politeknik Siber dan Sandi Negara (BSSN): 50 formasi

5. Politeknik Statistika STIS (Badan Pusat Statistik): 564 formasi

6. Politeknik Pengayoman Indonesia (Kementerian Hukum): 250 formasi

7. Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan): 375 formasi

8. Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG): 130 formasi

9. Sekolah Tinggi Intelijen Negara (BIN): 100 formasi

Total: 4.770 formasi

Baca juga: Sudah Gratis, Lulus jadi PNS, Ini Daftar Sekolah Kedinasan Bebas Biaya, STAN hingga IPDN

Diumumkan Bulan agustus

KemenPAN-RB juga menjelaskan, Pengumuman pembukaan Seleksi Calon Mahasiswa Sekolah Kedinasan 2026 peserta didik rencananya akan dilaksanakan pada Agustus 2026.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( MenPAN RB ) Rini Widyantini berpesan kepada putra putri Indonesia yang bercita-cita masuk Sekolah Kedinasan, agar menyiapkan diri sebaik mungkin.

“Seleksi sekolah kedinasan bukan hanya tentang kesempatan menjadi ASN, tetapi juga tentang mempersiapkan diri untuk menjadi pribadi yang kompeten, integritas, dan disiplin dalam pengabdian untuk masyarakat,” ujar MenPANRini, di Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Setelah nantinya diumumkan, pendaftaran akan dilakukan melalui portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN). Pendaftaran bisa diakses pada laman sscasn.bkn.go.id.

Seleksi sekolah kedinasan tetap menggunakan Computer Assisted Test (CAT). CAT terbukti menghilangkan praktik curang dalam seleksi CASN seperti ‘titipan orang dalam’, joki, dan lain sebagainya.

Menteri Rini mengingatkan agar peserta mengikuti seleksi dengan baik. Hasil akhir ditentukan dari kemampuan masing-masing individu. “Jangan mudah percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan. Tidak ada jalan pintas untuk menjadi bagian dari birokrasi yang berintegritas,” tegas Menteri Rini.

Baca juga: Buka Penerimaan Mahasiswa Baru 2026, Ini Syarat dan Dokumen Pedaftaran Sekolah Kedinasan STIS

Kepada para orang tua, Menteri Rini berpesan agar mendukung putra putrinya yang ingin mendaftarkan diri di sekolah kedinasan. Motivasi dari dalam rumah tentu akan membantu mereka berkompetensi secara sehat.

Target pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dilakukan pada September 2026. Seperti tes CASN lainnya, SKD sekolah kedinasan terdiri dari tiga materi utama, yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Setelah SKD, pelamar sekolah kedinasan akan mengikuti seleksi lanjutan. Namun jadwal detail seleksi ini diatur oleh masing-masing sekolah kedinasan.

Rini mengimbau agar peserta menyiapkan kompetensi diri, menjaga integritas, serta percaya pada kemampuan diri. “Semoga seleksi Sekolah Kedinasan 2026 dapat melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan mengedepankan kepentingan masyarakat,” pungkas Menteri Rini. . (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.