TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Kasatres Narkoba Polres Bengkalis AKP Tidak Laksono mengungkapkan pihaknya masih melakukan pengembangan dari pengungkapan narkoba jumlah besar yang berhasil dilakukan timnya bersama Polsek Bantan Rabu (12/8) kemarin.
Selain memburu penerima barang, Polres Bengkalis juga melakukan pengembangan terhadap kurir laut atau becak laut yang menjadi perantara penyeludupan narkoba dari Malaysia.
"Tim kami di lapangan masih melakukan pengembangan terkait becak lautnya, sedang dilakukan penyelidikan," terang Kasatres Narkoba Polres Bengkalis, Jumat (14/8) siang.
Kasatres Narkoba mengatakan, barang bukti yang berhasil diamankan kemarin memang diduga berasal dari Malaysia. Pola pengiriman seperti yang sudah sering terjadi di Bengkalis, barang diantar oleh kurir atau jaringan Malaysia ke tengah laut.
"Barang dibawa ke tengah laut oleh jaringan dari Malaysia, kemudian akan dijemput dengan becak laut dari Bengkalis. Sebelum serah terima, mereka akan saling memberikan sandi. Ketika sesuai, barang akan diberikan kepada becak laut yang menerima," ungkapnya.
Tidar Laksono mengatakan, wilayah pesisir Bengkalis masih menjadi jalur masuknya narkoba.
Pelaku banyak menggunakan pelabuhan tikus di wilayah pesisir sebagai pintu masuk narkoba yang memang tidak terpantau secara menyeluruh oleh petugas.
Baca juga: Keberadaan Pemilik Mobil yang Picu Kebakaran SPBU Lubuk Terap Pelalawan Belum Diketahui
Baca juga: 5 Wanita LC Terjaring Operasi Pekat di Kuansing, Empat Dus Minol Disita dari Kafe Remang-remang
"Saat ini, yang masih marak di wilayah kita menjadi pintu masuk, yakni wilayah Kecamatan Bantan dan Pulau Rupat," terangnya.
Satres Narkoba Polres Bengkalis punya cara sendiri dalam meminimalkan wilayah rawan masuknya narkoba ini.
Satu di antaranya adalah dengan melibatkan masyarakat setempat. Mereka yang memang pro terhadap pemberantasan narkoba sering memberikan informasi baik secara langsung maupun melalui layanan 110 Polres Bengkalis.
"Hubungan baik dengan warga ini terus kita jaga. Sehingga warga yang pro terhadap pemberantasan narkoba selalu berpartisipasi aktif memberikan informasi kepada kita," tambahnya.
Sepanjang tahun 2026 ini, Satres Narkoba Polres Bengkalis sudah berhasil menggagalkan beberapa kali upaya penyeludupan narkoba dalam jumlah besar.
Setidaknya sudah lima kali upaya penyeludupan narkoba yang berhasil digagalkan Polres Bengkalis yang berupaya masuk melalui perairan Bengkalis.
Tersangka penyeludupan narkoba berhasil diamankan sebanyak 14 orang. Dengan barang bukti berbagai jenis narkoba.
Di antaranya narkoba jenis sabu yang berhasil diamankan sebanyak 87.872,08 gram. Kemudian cartridge etimodate sebanyak 4.224,87 gram. Serta pil ekstasi 167.790 butir.(tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)