TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Sulawesi Selatan (Sulsel) dikukuhkan di Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sulsel, Jl Sungai Tangka, Kota Makassar pada Jumat (14/8/2026) sore.
Sebanyak 73 Paskibraka Sulsel datang dengan setelan pakaian lengkap.
Pakaian Dinas Upacara (PDU) berwarna putih dengan model safari putih berkatup empat saku pengibaran bendera.
Mereka mengenakan ikat pinggang berwarna hijau.
Lambang paskibra berwarna hitam lebgan kanan.
Baca juga: Profil Nurlayla Desi Amalya Peraih Nilai Tertinggi Paskibra Maros, Cita-cita Jadi Pramugari
Sedangkan lambang provinsi Sulsel di kengan sebelah kiri.
Para anggota Paskibra Sulsel berdiri membentuk huruf U.
Sebelum pengukuhuhan dimulai, Afif Faturrahman dipanggil berdiri dihadapan bendera merah putih.
Dirinya mewakili seluruh anggota Paskibraka mencium bendera merah putih.
Sumpah dilantangkan seluruh anggota Paskibaraka Sulsel.
Mereka sudah siap mengibarkan merah putih pada 17 Agustus mendatang.
"Pasukan pengibar bendera ini telah dilatih tidak mengenal lelah, panas terik," ujar Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman
Pengukuhan berlangsung begitu khidmat jelang terbenamnya matahari, saat langit mulai berwarna jingga.
Dihadapan orangtua, paskibra Sulsel ini dengan bangga mampu terpilih dalam pengibaran nanti.
"tetap jaga kebugaran dan kesehatan agar dalam pelaksanaannya nanti berjalan sesuai rencana dan dapat melaksanakan tugas dengan baik," tegas Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulsel Ukrima Rijal.
Berdasarkan daftar peserta yang diumumkan, Kota Makassar menjadi daerah dengan perwakilan terbanyak pada Paskibra Sulsel 2026.
Sebanyak enam pelajar asal Kota Makassar berhasil lolos sebagai anggota Paskibra tingkat provinsi.
Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Gowa dan Kabupaten Wajo yang masing-masing mengirim lima wakil.
Selanjutnya Kabupaten Bone, Maros, Enrekang, Pangkep, Bulukumba, Toraja Utara, dan Soppeng masing-masing meloloskan tiga peserta.
Kabupaten Barru, Takalar, Pinrang, Bantaeng, Luwu, Luwu Timur, serta Kota Parepare mengirim masing-masing dua wakil.
Sementara Kabupaten Luwu Utara, Sinjai, Kepulauan Selayar, Tana Toraja, Jeneponto, Sidrap, dan Kota Palopo masing-masing diwakili satu peserta.
Paskibraka Sulsel 2026 Putra
1. A. Alif Athaullah Akbar (Kabupaten Bone)
2. A. Dude Darmawan (Kabupaten Bantaeng)
3. Abdul Rahim Ramadhan (Kota Makassar)
4. Afif faturrahman (Kabupaten Maros)
5.Ahmad Dzaqwan (Kota Parepare)
6. Ahmad Fauzi Marzuki (Kabupaten Pangkep)
7. Ahmad Ramdhani Tola (Kabupaten Enrekang)
8. Ahmad Tenri Qhadafi (Kabupaten Pangkep)
9. Ahmad Yadhiyan Ramadhani (Kabupaten Barru)
10. Alam Syahputra (Kabupaten Enrekang)
11. Amirul Mukminun B (Kabupaten Luwu)
12. Ananda Dzakki (Kabupaten Luwu Timur)
13. Andi Asnur Arsya Apdy (Kabupaten Bulukumba)
14. Arfan Saputra Haris (Kabupaten Gowa)
15. Arib Madana (Kabupaten Wajo)
16. Azhar Mubarakh (Kabupaten Sinjai)
17. Aziz Jamal (Kabupaten Pinrang)
18. Boni Parulian Gultom (Kabupaten Toraja Utara)
19. Dhaniel Widjaya (Kabupaten Takalar)
20. Galang Timur Setiawan (Kabupaten Maros)
21. Ghaisan Putra Asrul (Kota Makassar)
22. Husni Mubarak (Kabupaten Wajo)
23. M Zaid Umar Hadhar (Kabupaten Gowa)
24. Marville Natanael (Kabupaten Tana Toraja)
25. Meedhal Farrel Yaqzaan (Kabupaten Bulukumba)
26. Muh Hafizhul Althaf Ilham (Kabupaten Kepulauan Selayar)
27. Muh Alfardhu Maulana Amin (Kabupaten Takalar)
28. Muh Rahmat Ramadhan (Kabupaten Bone)
29. Muh Ramdhan Jaya Putra (Kabupaten Soppeng)
30. Muhammad Asril Mahendra (Kabupaten Barru)
31. Muhammad Fahri (Kabupaten Luwu Utara)
32. Muhammad Fahrurrozy (Kabupaten Kepulauan Selayar)
33. Muhammad Farid Alfarabi E (Kota Makassar)
34. Muhammad Taufiq (Kabupaten Luwu Utara)
35. Muhammad Zulfitra Ramadhan (Kabupaten Pinrang)
36. Qaishar Hisyam Triono (Kabupaten Gowa)
37. Vergiovangelo Oceanly Abell Gosal (Kabupaten Soppeng)
Paskibra Sulsel 2026 Putri
1. A. Nayla Najwa Azzahratunnisa Ridwan (Kabupaten Sinjai)
2. Alfiyyah (Kabupaten Wajo)
3. Almirah Zahrah (Kabupaten Wajo)
4. Ananda Kartika Y (Kabupaten Enrekang)
5. Andi Hulwah Zainal (Kabupaten Pangkep)
6. Annisa Fanya Mutiara Putri (Kabupaten Maros)
7. Anthonia Fernanda Walangare (Kabupaten Toraja Utara)
8. Aqilah Syahirah (Kabupaten Luwu)
9. Azmi Wirastuti (Kabupaten Bulukumba)
10. Cathlyn Yvaine Lesmana (Kota Makassar)
11. Dewi Sandra (Kabupaten Pinrang)
12. Dinda Althafunnisa (Kabupaten Soppeng)
13. Dwi Aryanti Arsyah (Kabupaten Jeneponto)
14. Hafizah Anwar (Kabupaten Bulukumba)
15. Hasnah (Kabupaten Sidrap)
16. Keisha Ratu Utami (Kabupaten Jeneponto)
17. Meivylicha Putri Aurelia Kamal (Kota Makassar)
18. Naila Salsabila (Kabupaten Pangkep)
19. Naura Dwi Maharani (Kabupaten Gowa)
20. Nikita Dakata Garanta (Kabupaten Toraja Utara)
21. Nindy (Kota Parepare)
22. Nur Ainun (Kabupaten Bantaeng)
23. Nur Muthmainnah Arham (Kabupaten Takalar)
24. Nurul Auliah (Kabupaten Bone)
25. Putri Maharani (Kota Makassar)
26. Rachmah Baharuddin (Kabupaten Maros)
27. Ratu Mulyana (Sidrap)
28. Revaeline Fung May-May (Kabupaten Toraja Utara)
29. Rima Melati (Kabupaten Enrekang)
30. Sakinah Shafa Apriyani (Kabupaten Soppeng)
31.Syahraini (Kabupaten Barru)
32. Syifa Kurnia Widyanti Djailani (Kabupaten Gowa)
33. Triskia Patittingan (Kabupaten Tana Toraja)
34. Viviani Sri Pratiwi (Kota Palopo)
35. Zasmita Sarmin (Kota Palopo)
36. Ziti Zulqayda (Kabupaten Luwu Timur)
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz