TRIBUNSTYLE.COM, WONOSOBO - Merencanakan perjalanan menuju lokasi basecamp sebelum memulai petualangan mendaki gunung dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Bagi pendaki yang tinggal cukup jauh dari area Dataran Tinggi Dieng, memanfaakan armada transportasi umum sering kali menjadi opsi yang lebih aman, nyaman, dan menghemat tenaga.
Salah satu destinasi pendakian yang ramah pemula di kawasan Dieng adalah Gunung Setlerep. Untuk menuju ke titik awal pendakiannya, pendaki dapat mengakses jalur via Basecamp Gejugan yang terletak di Kecamatan Wonoboyo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.
Bagi Anda yang hendak mengandalkan angkutan umum menuju Basecamp Gejugan, berikut adalah rincian panduan jalurnya:
Perjalanan luar kota dapat dimulai dengan menaiki bus AKAP yang menuju ke Kabupaten Wonosobo. Seluruh bus AKAP akan berhenti di titik pemberhentian utama, yakni Terminal Mendolo, Wonosobo.
Setelah tiba di Terminal Mendolo, perjalanan dilanjutkan dengan berganti armada minibus lokal.
“Transportasi umum dari Wonosobo (Terminal Mendolo), ada mini bus jurusan Dieng. Terus nanti bisa turun di Pasar Kejajar,” ujar petugas Basecamp Pendakian Gejugan bernama Robi Yanto kepada Kompas.com melalui WhatsApp, Selasa (9/9/2025).
Baca juga: Eksplorasi Telaga Warna Dieng: Destinasi Ikonik Berudara Sejuk di Kabupaten Wonosobo
Baca juga: Menikmati Sunrise dan Negeri di Atas Awan dari Gardu Pandang Tieng Kejajar Wonosobo
Setibanya di Pasar Kejajar, pendaki dapat menempuh perjalanan singkat selama kurang lebih 10 menit menggunakan jasa ojek hingga tiba di Basecamp Gejugan.
“Nanti ojeknya dari Pasar Kejajar bisa dijemput dari anak-anak Basecamp Gejugan,” sambung Robi.
Tarif ojek penjemputan ini tergolong terjangkau, yaitu sebesar Rp 20.000.
Apabila Anda melakukan pendakian bersama rombongan atau membawa perlengkapan yang cukup banyak, terdapat opsi sewa kendaraan bak/minibus seperti Mitsubishi L300. Kendaraan ini dapat disewa untuk mengantar rombongan pendaki secara langsung dari Terminal Mendolo, Wonosobo, tanpa perlu berganti-ganti angkutan umum hingga sampai ke Basecamp Gejugan. (Travel.kompas.com / Anggara Wikan Prasetya / TribunStyle.com / Ana Vaidatu Zuhda)