15 Contoh Puisi tentang Keindahan Daerahku Sumatera Utara atau Sumut, Kunci Jawaban Bahasa Indonesia
Nolpitos Hendri August 14, 2026 08:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Berikut 15 contoh puisi tentang keindahan daerahku Sumatera Utara atau Sumut menggunakan majas untuk kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 4 halaman 134 soal Menulis menceritakan keindahan daerahku dalam bentuk puisi Bab 6 Satu Titik dalam buku paket Kurikulum Merdeka terbitan Kemendibudristek edisi revisi 2023 .

Baca juga: 10 Contoh Puisi tentang Keindahan Daerahku Aceh, Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 134

Bab 6 Satu Titik

Soal : 

Menulis

Dapatkah kamu membayangkan Raja Ampat seperti yang digambarkan pengarang puisi tersebut? Sekarang bayangkan suatu tempat di daerahmu. Ceritakan keindahannya dalam bentuk puisi.

Tahap yang dapat kamu lakukan adalah sebagai berikut.

buatkan temanya

1. Tentukan tema puisimu.

2. Buat daftar kata yang sesuai untuk tempat tersebut.

Contoh: jernih, gemericik, dan sejuk --> puisi tentang air terjun

3. Carilah perumpamaan atau majas untuk menggambarkan tempat itu atau suasananya.

Contoh: bunyi empasan ombak --> seperti alunan musik

4. Tulislah puisimu di buku tulis.

5. Bacalah puisi tulisanmu dengan nyaring. Rasakan keindahannya.

Jika ada kata-kata yang terasa janggal atau belum sesuai, kamu dapat mengubahnya lagi.

Kunci jawaban : 

Berikut 15 contoh puisi tentang keindahan daerahku Sumatera Utara atau Sumut menggunakan perumpamaan atau majas : 

1. Judul: Pegunungan Sumatera Utara

Tema: Keagungan Pegunungan 
Penulis: Pitos Punjadi

Pegunungan menjulang bagai pilar penyangga langit, 
puncaknya berselimut kabut putih yang lembut. 
Bukit-bukit berjejer rapi bagai barisan prajurit, 
berdiri gagah menjaga tanah yang subur ini.

Hutan hijau menutupi lereng bagai karpet tebal, 
air jernih menetes dari sela-sela bebatuan. 
Angin sejuk berhembus membawa kesegaran alam, 
membuat hati yang gundah pun merasa tenang kembali.

Puncak tinggi tampak berkilau terkena sinar mentari, 
seakan permata hijau yang disisipkan Tuhan di bumi. 
Lembah hijau tersembunyi di sela bukit yang indah, 
menyuguhkan pemandangan tiada tara keindahannya.

Pegunungan Sumatera Utara bagai istana alam, 
penuh pesona yang memukau setiap mata memandang. 
Akan kujaga keindahanmu tetap hijau dan lestari, 
sebagai warisan berharga bagi anak cucu kelak.

2. Judul: Perbukitan yang Hijau Menawan

Tema: Keindahan Perbukitan 
Penulis: Pitos Punjadi

Bukit-bukit berlekuk bagai ombak yang membeku, 
hijau merata bagai kain sutra yang terbentang luas. 
Pohon-pohon berdiri rapi bagai barisan tamu, 
menyambut siapa pun yang datang berkunjung ke sini.

Dari kejauhan tampak bagai gundukan permata, 
berjejer rapi membentang hingga ke ufuk mata. 
Angin berhembus lembut membelai dedaunan hijau, 
menciptakan irama alam yang merdu dan menenangkan.

Di lereng bukit tumbuh tanaman yang subur dan rapi, 
bagaikan tangga hijau yang menanjak ke langit. 
Awan putih melayang rendah menyentuh puncak bukit, 
seakan selendang indah yang melambai perlahan.

Perbukitan Sumatera Utara bagai lukisan Tuhan, 
dipahat dengan indah penuh kelembutan dan kasih. 
Tak ada lukisan tangan yang mampu menandinginya, 
keindahanmu abadi tersimpan di dalam sanubari.

3. Judul: Sawah Hijau yang Membentang

Tema: Keindahan Persawahan 
Penulis: Pitos Punjadi

Sawah membentang luas bagai permadani hijau, 
berkilau terkena sinar matahari pagi yang hangat. 
Padi melambai lembut ditiup angin sepoi-sepoi, 
bagaikan anak kecil yang melambaikan tangan ramah.

Air jernih mengalir tenang membasahi setiap petak, 
bagaikan benang perak yang membelah hamparan hijau. 
Padi yang mulai menguning bagai tumpukan emas, 
menandakan tanah ini sungguh subur dan makmur.

Pematang sawah berkelok rapi bagai garis indah, 
membagi hijau itu menjadi kotak-kotak rapi. 
Burung pipit terbang rendah berpindah dari satu ke satu, 
bagaikan titik hitam yang menari di atas hijau.

Persawahan Sumatera Utara bagai lautan hijau, 
anugerah Tuhan yang menyejukkan mata dan hati. 
Kesuburan tanah ini bagai berkah yang terus mengalir, 
memberi kehidupan bagi rakyat yang bekerja keras.

4. Judul: Danau yang Jernih Berkilau

Tema: Keindahan Danau 
Penulis: Pitos Punjadi

Danau terbentang luas bagai cermin raksasa, 
airnya bening jernih memantulkan langit biru. 
Gunung dan bukit berdiri tegak di sekelilingnya, 
bayangannya jatuh ke air bagai lukisan ganda.

Air danau tenang bagai hati yang damai sejahtera, 
berkilau indah terkena sinar matahari pagi. 
Bagaikan ribuan berlian yang tersebar di permukaan, 
memancarkan cahaya yang menyilaukan namun indah.

Pantai danau berpasir putih halus bersih, 
bagaikan tepung putih yang terhampar rapi. 
Angin berhembus lembut menimbulkan riak halus, 
bagaikan senyum tipis yang merekah di permukaan.

Danau Sumatera Utara bagai mutiara terpendam, 
indah dan jernih menyimpan kekayaan yang melimpah. 
Airmu yang sejuk dan jernih bagai sumber kehidupan, 
akan selalu dijaga agar tetap bersih dan jernih.

5. Judul: Kebun yang Hijau dan Subur

Tema: Keindahan Perkebunan 
Penulis: Pitos Punjadi

Pohon-pohon perkebunan berbaris rapi sejauh mata memandang, 
bagaikan barisan prajurit yang tegap dan gagah. 
Daunnya rimbun hijau bagai payung yang melindungi bumi, 
menciptakan suasana sejuk dan teduh di sepanjang jalan.

Buah-buahan bergantung bagai permata yang berwarna-warni, 
tersembunyi di balik rimbunnya daun yang segar dan hijau. 
Tanah di bawahnya subur dan lembap bagai empuknya bantal, 
disirami air hujan yang turun dengan teratur dan berkah.

Angin berhembus membawa aroma harum dedaunan segar, 
membuat hati yang lelah menjadi segar kembali seketika. 
Sinar matahari menembus celah daun berkilau ke bawah, 
bagaikan butiran emas yang jatuh ke tanah yang subur.

Perkebunan Sumatera Utara bagai lautan hijau yang luas, 
penuh kekayaan yang tumbuh subur atas kasih Tuhan. 
Setiap pohon menyuguhkan hasil yang bermanfaat bagi hidup, 
keindahan dan kemakmuran menyatu dalam harmoni alam.

6. Judul: Air Terjun yang Menyegarkan

Tema: Keindahan Air Terjun 
Penulis: Pitos Punjadi

Air terjun jatuh dari ketinggian bagai kain sutra putih, 
turun perlahan lalu memecah menjadi butiran halus. 
Buih putih berterbangan bagai butiran kapas yang lembut, 
terbawa angin menyebarkan kesegaran ke segenap penjuru.

Air jatuh menghantam bebatuan bagai guntur yang bergema, 
suaranya menggema merdu bagai irama alam yang agung. 
Di bawahnya kolam air jernih terbentuk bagai permata biru, 
sejuk dan bening memantulkan cahaya yang berkilau indah.

Embun air berterbangan bagai kabut tipis yang sejuk, 
menyapa wajah dengan lembut dan menyegarkan seketika. 
Pelangi sering tampak melengkung di balik semburan air, 
bagaikan jembatan warna-warni yang menghubungkan bumi dan langit.

Air terjun Sumatera Utara bagai perhiasan alam yang indah, 
menyuguhkan keagungan sekaligus kelembutan yang nyata. 
Suara dan sejukmu menjadi obat penenang hati yang gundah, 
anugerah Tuhan yang luar biasa indah dan penuh berkah.

7. Judul: Puncak Gunung yang Menyentuh Awan

Tema: Keagungan Gunung 
Penulis: Pitos Punjadi

Gunung berdiri tegak bagai raksasa yang gagah perkasa, 
puncaknya menyentuh awan bagai jari menjangkau langit. 
Dindingnya terjal dan kokoh bagai benteng yang tak runtuh, 
diselimuti hutan hijau yang lebat hingga ke puncaknya.

Kabut putih melilit puncak bagai selendang yang lembut, 
menambah keagungan yang tampak suci dan penuh wibawa. 
Dari puncak tampak dunia di bawah bagai hamparan hijau, 
sungai berkelok bagai benang perak yang berkilau indah.

Salju atau kabut abadi tampak menyelimuti puncak, 
bagaikan mahkota putih yang berkilau terkena cahaya. 
Angin kencang berhembus di puncak bagai nyanyian alam, 
menggema memuji keagungan Tuhan Yang Maha Agung.

Gunung Sumatera Utara bagai penjaga tanah yang setia, 
berdiri kokoh sejak lama tak tergoyahkan waktu. 
Kau menjadi saksi perjalanan masa dan keindahan alam, 
keagunganmu abadi terukir di dalam sanubari rakyat.

8. Judul: Lembah Hijau di Antara Bukit

Tema: Keindahan Lembah 
Penulis: Pitos Punjadi

Lembah tersembunyi di antara bukit yang hijau dan gagah, 
bagaikan cekungan permata yang berwarna hijau pekat. 
Sungai berkelok membelah dasarnya bagai pita perak, 
mengalir tenang membawa kehidupan bagi segala makhluk.

Pohon-pohon tumbuh subur di sepanjang aliran sungai, 
bagaikan barisan tamu yang menyambut kedatangan tamu. 
Rumput hijau tumbuh lebat bagai karpet yang empuk dan segar, 
menjadikan lembah ini tempat yang teduh dan sejuk.

Angin berhembus lembut di dasar lembah yang tenang, 
membawa suara burung dan desir air yang merdu sekali. 
Cahaya matahari menyinari lembah bagai lampu surgawi, 
menyuguhkan pemandangan yang damai dan penuh kedamaian.

Lembah Sumatera Utara bagai surga yang tersembunyi indah, 
damai dan tenang jauh dari hiruk-pikuk dunia yang bising. 
Keindahanmu bagai rahasia alam yang dijaga ketat, 
semoga tetap terjaga keasrianmu untuk selamanya.

9. Judul: Sungai Jernih dari Gunung

Tema: Keindahan Sungai 
Penulis: Pitos Punjadi

Sungai mengalir turun dari puncak gunung yang tinggi, 
airnya jernih bening bagai kaca yang murni bersih. 
Batu-batu di dasar sungai tampak jelas terlihat, 
bagaikan permata yang tersusun rapi di bawah air.

Di tepian tumbuh pohon rindang yang memayungi air, 
dahan menyentuh permukaan bagai memeluk erat-erat. 
Bayangan hijau berkilau di air bagai lukisan indah, 
bergerak lembut mengikuti aliran air yang tenang.

Ikan-ikan berenang bebas di air yang sejuk jernih, 
bagaikan bintang yang berkelana di langit biru. 
Air mengalir berkelok mengikuti kontur tanah, 
bagaikan pita perak yang melilit perbukitan hijau.

Sungai Sumatera Utara bagai nadi kehidupan, 
mengalir terus membawa berkah bagi segenap makhluk. 
Airmu yang jernih bagai cermin hati yang tulus, 
akan dijaga tetap bersih demi masa depan bersama.

10. Judul: Hutan Rimba yang Rimbun

Tema: Keindahan Hutan 
Penulis: Pitos Punjadi

Hutan rimba membentang bagai lautan hijau luas, 
pohon-pohon raksasa berdiri tegak menjulang tinggi. 
Dedaunan saling bersentuhan membentuk atap hijau, 
bagaikan kubah megah yang meneduhkan bumi di bawah.

Cahaya matahari menembus celah daun berkilau ke bawah, 
bagaikan ribuan lampu emas yang jatuh ke tanah. 
Di dalam hutan tumbuh beragam flora berwarna-warni, 
bagaikan taman bunga yang ditanam langsung oleh Tuhan.

Suara burung dan serangga terdengar saling bersahutan, 
bagaikan simfoni alam yang dimainkan tanpa henti. 
Air terjun kecil mengalir di sela-sela pepohonan, 
bagaikan benang putih yang turun dari ketinggian.

Hutan Sumatera Utara bagai rumah bagi ribuan makhluk, 
penuh kehidupan yang berjalan selaras dan seimbang. 
Jangan biarkan hutan ini gundul dimakan waktu, 
jagalah agar tetap hijau dan lestari selamanya.

11. Judul: Senja di Puncak Bukit

Tema: Keindahan Pemandangan Senja 
Penulis: Pitos Punjadi

Mentari perlahan turun ke peraduannya perlahan, 
mewarnai langit bagai tinta emas yang berkilau indah. 
Puncak bukit tampak siluet gagah di bawah langit jingga, 
bagaikan lukisan hitam yang kontras dan menawan hati.

Cahaya senja memantul di permukaan air danau, 
terhampar panjang bagai jalan menuju ke surga. 
Ombak kecil berdesir lembut menyapa tepian air, 
bagaikan bisikan lembut yang mengantar ke tidur.

Langit berubah warna dari jingga menjadi ungu, 
bagaikan kain sutra yang diwarnai tangan ahli. 
Gunung-gunung tampak tenang menyaksikan matahari turun, 
seakan berdoa menyambut kedatangan malam yang damai.

Senja di Sumatera Utara bagai lukisan Tuhan, 
tercipta indah setiap hari tanpa pernah terulang. 
Keindahan sesaat ini mengajarkan kita bersyukur, 
atas segala keindahan yang Tuhan ciptakan di bumi.

12. Judul: Kabut Pagi di Pegunungan

Tema: Keindahan Kabut Pagi 
Penulis: Pitos Punjadi

Pagi buta menyelimuti pegunungan yang tinggi, 
kabut putih turun bagai selimut yang lembut tebal. 
Menyembunyikan puncak gunung dari pandangan mata, 
seakan dunia di atas puncak sedang bermimpi indah.

Perlahan matahari muncul menyapa puncak gunung, 
sinarnya menyibakkan kabut yang perlahan hilang. 
Kabut bergerak turun mengisi lembah yang dalam, 
bagaikan susu putih yang mengalir perlahan turun.

Pohon-pohon tampak muncul perlahan dari balik kabut, 
berhiaskan embun yang berkilau bagai permata. 
Angin pagi berhembus sejuk menyapa wajah lembut, 
membawa kesegaran yang membuat jiwa terasa hidup.

Kabut pagi di Sumatera Utara bagai peri halus, 
hadir sejenak lalu pergi menyisakan keindahan. 
Pemandangan ini sungguh menakjubkan tiada tara, 
anugerah Tuhan yang patut disyukuri sepenuh hati.

13. Judul: Tanah Subur Penuh Berkah

Tema: Kesuburan Tanah 
Penulis: Pitos Punjadi

Tanah di sini hitam dan gembur bagai empuknya bantal, 
menyuburkan segala yang ditanam di atas permukaannya. 
Padi, kelapa, dan tanaman lain tumbuh subur dan rapi, 
bagaikan anak yang sehat tumbuh besar dengan penuh kasih.

Air yang melimpah dari gunung dan sungai yang jernih, 
mengairi tanah ini dengan penuh kasih dan kesabaran. 
Tanah tak pernah kering walau musim kemarau tiba, 
bagaikan ibu yang tak pernah berhenti memberi makan.

Hasil bumi melimpah ruah bagai sungai yang mengalir, 
menjadi berkah bagi rakyat yang bekerja dengan tekun. 
Setiap musim panen tampak penuh sukacita dan gembira, 
karena tanah ini selalu memberi hasil yang melimpah.

Tanah Sumatera Utara bagai ibu yang penuh kasih, 
memberi kehidupan tanpa pernah meminta balasan. 
Mari jaga kesuburanmu tetap terjaga selamanya, 
agar anak cucu kelak tetap menikmati berkahmu.

14. Judul: Langit Biru Tanpa Noda

Tema: Keindahan Langit dan Udara 
Penulis: Pitos Punjadi

Langit di sini membentang bagai kubah biru bersih, 
tanpa noda debu tanpa polusi yang mengotori. 
Awan putih melayang bagai kapas yang lembut halus, 
berubah bentuk mengikuti arah tiupan angin sepoi.

Udara segar terhirup dalam-dalam menyegarkan jiwa, 
bagaikan air dingin yang membasuh lelah di dada. 
Sinar matahari menyapa bumi dengan hangat lembut, 
memberi kehidupan bagi segala makhluk yang bernapas.

Saat malam tiba bintang berkelap-kelip di langit, 
bagaikan lampu kecil yang menyala terang indah. 
Bulan bersinar lembut bagai pelita yang setia, 
menyinari bumi dengan cahaya perak yang tenang.

Langit dan udara Sumatera Utara bagai permata, 
bersih dan suci layak dijaga sepanjang masa. 
Jangan biarkan polusi merusak kesucianmu, 
agar generasi mendatang tetap menikmatinya.

15. Judul: Sumatera Utara Tanah Indahku

Tema: Cinta dan Keindahan Tanah Kelahiran 
Penulis: Pitos Punjadi

Di ujung barat laut pulau yang tercinta, 
terhampar tanah indah bagai permata berkilau. 
Gunung, bukit, danau, serta sungai yang jernih, 
menyatu serasi bagai lukisan Tuhan Yang Maha Agung.

Pegunungan menjulang gagah bagai tiang bumi, 
sawah hijau membentang bagai karpet permata. 
Danau jernih memantulkan langit yang biru, 
air terjun jatuh bagai kain sutra putih.

Perkebunan hijau membentang sejauh mata memandang, 
tanah subur menghasilkan berkah yang melimpah ruah. 
Rakyat hidup rukun damai di bawah langit cerah, 
menjaga alam sebagai ibu yang melahirkan mereka.

Sumatera Utara tanahku yang tercinta, 
keindahanmu bagai surga yang turun ke bumi. 
Akan kujaga dan kucintai sepanjang hayat, 
kebanggaan tanah airku selamanya di hati.

Demikian 15 contoh puisi tentang keindahan daerahku Sumatera Utara atau Sumut menggunakan majas untuk kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 4 halaman 134 soal Menulis menceritakan keindahan daerahku dalam bentuk puisi Bab 6 Satu Titik dalam buku paket Kurikulum Merdeka terbitan Kemendibudristek edisi revisi 2023 .

( Tribunpekanbaru.com / Pitos Punjadi )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.