Pria di Batam Meninggal Tak Wajar, Polisi Temukan Jejak Judi Online dan Utang di HP-nya
Dewi Haryati August 14, 2026 08:41 PM

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kematian GT (26), pria yang ditemukan meninggal tak wajar di lahan kosong belakang Kampus Putera Batam, Kelurahan Kibing, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, Jumat (14/8/2026), diduga ada kaitannya dengan kalah main judi online dan utang piutang. 

Kapolsek Batu Aji AKP Rizky Bayu melalui Kanit Reskrim Polsek Batu Aji Iptu M Rizky mengatakan, dari hasil pemeriksaan handphone milik korban, ditemukan barcode top up untuk judi online.

Selain itu ada beberapa komunikasi soal utang di dalam hp korban.

"Ini hasil penyidikan sementara melalui hp korban," kata Rizky.

Ia melanjutkan, keluarga korban sudah ditemukan. Dari pihak keluarga menolak dilaksanakan autopsi terhadap GT. 

"Kami sudah menemukan keluarga korban. Tadi abangnya yang di Batam sudah datang ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri," ujarnya.

Selanjutnya tinggal menunggu administrasi untuk penyerahan jenazah kepada pihak keluarga.

Identitas Korban Terungkap

Identitas pria yang ditemukan meninggal tak wajar di lahan kosong belakang Kampus Putera Batam, Kelurahan Kibing, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, Jumat (14/8/2026) terungkap.

Polisi menemukan dompet korban yang berisi kartu ATM, dan dokumen penting lainnya seperti kartu BPJS Kesehatan, kartu BPJS Ketenagakerjaan. 

Kapolsek Batu Aji AKP Rizky Bayu melalui Kanit Reskrim Polsek Batu Aji Iptu M Rizky mengatakan korban berinisial GT (26).

Penemuan mayat pria tersebut awalnya diketahui sekitar pukul 09.45 WIB oleh seorang pekerja bangunan di lokasi Kampus Putera Batam.

"Informasi yang kita dapatkan dari pihak kampus itu sekitar pukul 09.50 WIB ditemukan mayatnya," kata Rizky.

Setelah mendapat informasi penemuan mayat, pihaknya segera berkoordinasi dengan Inafis Polresta barelang.

"Tim Inafis tiba di lokasi sekitar pukul 10.30 WIB, dan sekitar pukul 10.50 WIB, jenazah dibawa ke Rumah sakit Bhayangkara Polda Kepri," tuturnya.

Dari hasil pemantauan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. GT diduga mengakhiri hidupnya.

"Untuk motifnya belum kita ketahui, masih kita lakukan lidik," kata Rizky.

Saat ini pihaknya juga masih menunggu hasil pemeriksaan dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri.

Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa. (Tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.