TRIBUNMANADO.CO.ID - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,6 menguncang wilayah Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, pada Jumat (14/8/2026) malam.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat guncangan terjadi pada pukul 18.47 WIB.
Pusat gempa terdeteksi berada di koordinat 1,64 LU dan 99,07 BT.
Lokasi tersebut berjarak 23 kilometer arah Barat Laut Tapanuli Selatan.
BMKG mengonfirmasi bahwa gempa ini berada di kedalaman 125 kilometer di bawah permukaan bumi.
BMKG memberikan catatan bahwa informasi ini mengutamakan kecepatan.
"Sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," terang BMKG sebagaimana laporan melalui akun X BMKG.
Catatan:
Gempa bumi yang dilaporkan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) kadang tidak terasa oleh masyarakat karena beberapa faktor teknis dan alamiah.
Banyak gempa yang tercatat adalah gempa kecil, kurang dari magnitudo 4,0 terutama yang sering terjadi di wilayah aktif.
Meskipun alat seismometer sangat sensitif, guncangan magnitudo kecil sering kali tidak terasa oleh manusia.
Gempa yang berpusat di kedalaman yang sangat dalam sering kali tidak terasa di permukaan karena energi guncangannya sudah teredam oleh lapisan bumi sebelum mencapai permukaan.
Lokasi masyarakat yang berada jauh dari pusat gempa menyebabkan getaran terasa sangat lemah atau tidak terasa sama sekali.
BMKG menggunakan teknologi seismometer canggih yang mampu mendeteksi guncangan super kecil, yang tidak dirasakan manusia namun penting bagi ilmuwan untuk memetakan aktivitas tektonik.
Tanah lunak dapat memperkuat guncangan, sedangkan tanah keras atau batuan padat cenderung meredam getaran.
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini