Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Yayan Hartono
TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA- Bupati Seluma Teddy Rahman mengusulkan anggaran sebesar Rp 57 miliar untuk pembangunan akses jalan menuju Desa Lubuk Resam, Kecamatan Seluma Utara ke DPRD Seluma.
Usulan anggaran tersebut telah dimasukkan dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Kabupaten Seluma Tahun Anggaran 2027.
Bupati Teddy Rahman berharap usulan anggaran tersebut mendapat persetujuan DPRD Seluma sehingga pembangunan akses menuju wilayah Ulu Seluma dapat direalisasikan.
"Ini merupakan program pembangunan empat Ulu Seluma yang sangat dinantikan oleh masyarakat. Saya berharap DPRD dapat menyetujuinya," kata Teddy diwawancara usah Paripurna di DPRD Seluma Jumat (14/8/2026).
Pembangunan akses menuju Desa Lubuk Resam menjadi salah satu prioritas karena wilayah tersebut memiliki potensi ekonomi dan pariwisata yang cukup besar.
Desa Lubuk Resam memiliki sejumlah destinasi wisata unggulan yang dinilai menjanjikan untuk dikembangkan.
Potensi ini belum dapat berkembang secara maksimal karena masih terkendala akses jalan.
Pembangunan empat Ulu Seluma tidak akan dilakukan hanya dalam satu tahun anggaran.
Baca juga: Stok Beras di Seluma Dipastikan Aman hingga Akhir Tahun
Program pembangunan empat Ulu Seluma dirancang secara berkelanjutan pada tahun-tahun berikutnya.
Sehingga seluruh akses jalan menuju kawasan empat Ulu Seluma dapat dituntaskan.
"Pembangunan empat Ulu Seluma ini merupakan program yang berkelanjutan untuk tahun berikutnya, jika anggaran pusat tidak kita dapatkan, maka kita anggarkan melalui APBD," kata Bupati.
Selain mengandalkan kemampuan anggaran daerah, dirinya juga terus berupaya mendapatkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat.
Salah satunya melalui program Instruksi Jalan Daerah (IJD) untuk mempercepat pembangunan dan peningkatan kualitas infrastruktur jalan di wilayah empat Ulu Seluma.
"Kita juga terus mengupayakan untuk menarik program IJD ini, sehingga pembangunan infrastruktur di empat Ulu Seluma bisa lebih cepat," sampai Teddy Rahman.