Laporan Wartawan TribunBanten.com/Muhammad Uqel
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas, menyampaikan sejumlah masukan dan keluhan warga Kecamatan Bojonegara dan Pulo Ampel terkait dampak aktivitas pertambangan, sekaligus langkah konkret yang segera dilaksanakan pemerintah daerah.
Berdasarkan hasil audiensi bersama para Kepala Desa dan APDESI, warga meminta pengawasan dampak pertambangan melibatkan unsur desa, percepatan reboisasi guna mengurangi polusi debu, serta penertiban parkir liar penyebab kemacetan.
Baca juga: Seru-seruan Porseni Pimpinan dan Pegawai KPU Banten Sambut HUT ke-81 RI, Ada Karaoke dan Tenis Meja
"Selain itu, warga setempat juga minta optimalisasi dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk penghijauan dan pemberdayaan masyarakat termasuk pelayanan kesehatan," ungkap Najib Hamas, kepada wartawan, Jumat (14/8/2026).
Terkait keluhan penumpukan kendaraan di pinggir jalan, Pemerintah Kabupaten Serang telah mengambil langkah penanganan mulai hari ini.
Dinas Perhubungan bersama Polres segera menertibkan parkir sembarangan di pinggir jalan dan kawasan usaha.
Sebagai solusi jangka pendek, telah disiapkan lahan cadangan parkir di kawasan PT SMI agar truk yang menunggu muatan tidak berhenti di badan jalan.
Penataan ini kini sedang dikoordinasikan secara teknis antara Dishub, Satpol PP, dan Polres Cilegon agar pelaksanaannya berjalan tertib dan efektif.
"Jadi nanti kalau misalnya sambil menunggu muatan mereka tidak di jalan nunggunya tapi di kantong parkir," jelas Najib Hamas.