Wabup Nganjuk Ikuti Pidato Kenegaraan Prabowo Jelang HUT ke-81 RI, Soroti Reformasi Birokrasi
faridmukarrom August 14, 2026 09:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, NGANJUK – Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro, mengikuti dan menyaksikan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026 secara daring, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Nganjuk dan dihadiri jajaran pimpinan serta anggota DPRD Kabupaten Nganjuk, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Pidato Kenegaraan Presiden menjadi agenda penting menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diperingati setiap 17 Agustus.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa selama 21 bulan masa pemerintahannya, telah dijalankan sebanyak 121 kebijakan transformatif di berbagai sektor.

Baca juga: Cuaca Buruk di Pesisir Selatan Jawa Timur, Nelayan Trenggalek Diimbau Waspada Gelombang Tinggi

Kebijakan tersebut disebut sebagai bagian dari langkah pemerintah untuk memperkuat fondasi pembangunan nasional sekaligus mendorong perubahan di berbagai bidang strategis.

Selain itu, Presiden juga menekankan pentingnya reformasi birokrasi yang mampu memberikan pelayanan lebih cepat, efektif, dan berpihak kepada masyarakat.

Menurut Prabowo, birokrasi tidak boleh menjadi penghambat dalam pengambilan keputusan yang berdampak positif bagi rakyat. Sebaliknya, negara harus hadir untuk mempermudah akses pelayanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Wakil Bupati Nganjuk yang akrab disapa Mas Handy mengatakan pesan Presiden terkait reformasi birokrasi menjadi salah satu poin penting yang mendapat perhatian dalam pidato kenegaraan tersebut.

Ia menilai semangat menghadirkan pemerintahan yang efektif, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat sangat relevan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

"Semangat menghadirkan pemerintahan yang efektif, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat dinilai relevan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik," katanya.

Mas Handy mengaku mengikuti seluruh rangkaian pidato Presiden dengan seksama karena banyak memuat arah kebijakan pembangunan nasional yang akan menjadi acuan pemerintah daerah.

Menurutnya, pidato kenegaraan juga menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk memahami arah pembangunan nasional sekaligus menyesuaikan program daerah dengan kebijakan strategis pemerintah pusat.

Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, berbagai program nasional diharapkan dapat diterjemahkan menjadi kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di daerah.

"Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam memastikan kebijakan tersebut dapat diimplementasikan sesuai kebutuhan dan karakteristik daerah," ungkapnya.

(Danendra Kusuma/tribunmataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.