TRIBUNWOW.COM - Kapal induk USS George Washington yang berbasis di Pasifik mulai bergerak menuju Timur Tengah.
Informasi tersebut muncul di tengah laporan masalah kesehatan mental pasukan Amerika Serikat (AS) di kapal induk USS Abraham Lincoln akibat lamanya masa penugasan.
Menurut pernyataan Angkatan Laut AS, USS George Washington meninggalkan pelabuhan di Da Nang, Vietnam, pekan lalu.
Kapal induk tersebut dikawal oleh sebuah kapal penjelajah dan sebuah kapal perusak.
Seorang pejabat Angkatan Laut mengatakan bahwa USS George Washington berada di Selat Malaka, jalur air antara Indonesia, Malaysia, dan Singapura.
Baca juga: Insiden Helikopter AH-64 Apache AS Jatuh di Texas Tewaskan Dua Pilot
"USS George Washington berada di Selat Malaka, yang menghubungkan Samudra Pasifik dan Samudra Hindia," kata pejabat tersebut, dikutip dari Al Arabiya pada Jumat (14/8/2026).
Menurut laporan Wall Street Journal, kapal induk tersebut berangkat ke Timur Tengah untuk menggantikan USS Abraham Lincoln.
Kapal tersebut awalnya dikerahkan pada November 2025 dari San Diego, dan tiba di wilayah tersebut pada Januari 2026.
Selama penugasan, USS Abraham Lincoln terlibat dalam operasi militer melawan Iran.
Harusnya kapal tersebut kembali ke pangkalan asal pada Mei 2026, namun diperpanjang tanpa batas waktu.
Media Iran melaporkan sempat terjadi keributan di atas kapal induk hingga menewaskan tujuh tentara.
Pengakuan dari sejumlah keluarga tentara juga menyebutkan adanya upaya mengakhiri hidup dengan cara melompat ke laut.
Namun, Komando Pusat AS (CENTCOM) membantah laporan itu dan menuduh Iran menyebarkan kebohongan.
Angkatan Laut juga menepis isu bahwa terjadi kekurangan makanan di kapal induk USS Abraham Lincoln.
Baca juga: Senator AS Kirim Surat ke Menhan Desak Penyelidikan Kondisi Awak Kapal USS Abraham Lincoln
(*)