TRIBUNWOW.COM - Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth membantah laporan yang menyoroti kondisi memprihatinkan para awak kapal induk USS Abraham Lincoln.
Bantahan tersebut disampaikan Hegseth saat melakukan kunjungan kerja ke Panama pada Kamis (13/8/2026).
Hegseth menegaskan, laporan mengenai memburuknya kondisi awak kapal tidak menggambarkan situasi yang sebenarnya.
Ia mengatakan Departemen Pertahanan AS terus memastikan setiap kapal memperoleh dukungan logistik yang memadai.
Menurutnya, kebutuhan personel maupun operasional kapal juga selalu dipenuhi.
Baca juga: Kecelakaan Maut di Pangandaran, Truk LPG Tabrak Ayla dan Mobil Pikap
Hegseth mengakui terdapat sejumlah penugasan yang berlangsung lebih lama dibandingkan penugasan lainnya.
Meski demikian, ia menyampaikan penghormatan kepada para pelaut yang tetap menjalankan tugas di tengah kondisi yang sulit.
Pernyataan tersebut muncul ketika kondisi USS Abraham Lincoln tengah menjadi sorotan.
Kapal induk bertenaga nuklir itu diketahui menjadi salah satu tulang punggung operasi militer Amerika Serikat dalam mendukung kampanye terhadap Iran.
Hingga pertengahan Agustus 2026, USS Abraham Lincoln telah berlayar selama lebih dari 250 hari.
Dari periode tersebut, lebih dari 200 hari dihabiskan tanpa kapal singgah di pelabuhan.
Durasi penugasan tersebut jauh melampaui pola rotasi normal yang berlaku di Angkatan Laut Amerika Serikat.
Baca juga: Bikin Panik, 3 Pegawai Tahan ODGJ Masuk Minimarket di Poso
Situasi itu kemudian memunculkan kekhawatiran terkait kondisi fisik dan mental sekitar 5.000 personel yang berada di atas kapal.
Laporan investigasi Navy Times dan Stars and Stripes mengungkap adanya dugaan penurunan moral di kalangan awak kapal.
Kondisi tersebut diduga dipicu oleh tingginya intensitas operasi serta terbatasnya waktu untuk beristirahat.
Sejumlah insiden juga menjadi sorotan, salah satunya seorang pelaut yang dilaporkan jatuh ke laut sebelum akhirnya berhasil diselamatkan.
Tidak hanya persoalan psikologis, keluarga para awak kapal turut mengungkap dugaan permasalahan logistik yang terjadi di kapal.
Sorotan tersebut kemudian mendorong Senator Demokrat Richard Blumenthal mengirimkan surat resmi kepada Hegseth dan pimpinan Angkatan Laut AS.
Dalam surat itu, Blumenthal meminta penjelasan terkait berbagai laporan mengenai kondisi USS Abraham Lincoln.
Blumenthal menilai persoalan tersebut harus segera ditangani demi menjaga kesejahteraan para prajurit.
Menurutnya, kondisi awak kapal juga berpotensi memengaruhi kesiapan operasional USS Abraham Lincoln dalam menjalankan tugas militernya.
SUMBER: Menhan AS Kelabakan! Bantah Krisis di USS Abraham Lincoln, Sebut Logistik Kapal Tetap Aman