Pemkab Bolsel Simak Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo dan RAPBN 2027, Bupati Kamaru: Jadi Pedoman
Frandi Piring August 15, 2026 12:22 AM

TRIBUNMANADO.CO.ID - BOLSEL - Dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) bersama DPRD Bolsel mengikuti Rapat Paripurna dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI serta penyampaian Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya.

Bupati Bolsel H Iskandar Kamaru, hadir langsung dalam rapat paripurna yang berlangsung di Ruang Sidang Paripurna DPRD Bolsel, Kawasan Perkantoran Panango, Kecamatan Bolaang Uki, Jumat 14 Agustus 2026. 

Rapat dipimpin Ketua DPRD Bolsel Ariffin Olii dan turut dihadiri unsur pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda, Sekretaris Daerah Marzanzius A Ohy, para pimpinan perangkat daerah, Camat, Sangadi, serta jajaran ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolsel.

Dalam pengantar sidang, Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan komitmen DPR RI untuk memperkuat fungsi legislasi, pengawasan, dan diplomasi pada Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027. 

DPR RI juga menyoroti sejumlah agenda strategis nasional, termasuk penyelesaian berbagai RUU serta pembahasan RUU APBN 2027 dengan tema “Tumbuh Lebih Tinggi, Sejahtera Lebih Cepat.”

Sementara itu, Presiden RI Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraannya memaparkan kondisi dan arah perekonomian nasional, dengan menekankan pentingnya menjaga ketahanan ekonomi melalui keberpihakan kepada rakyat dan disiplin fiskal. 

Pemerintah juga menegaskan penguatan pengelolaan sumber daya alam, hilirisasi, pemberantasan kebocoran penerimaan negara, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam RAPBN 2027, pemerintah menetapkan sejumlah prioritas nasional yang mencakup kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi, infrastruktur dan perumahan, penguatan ekonomi kerakyatan, serta percepatan penurunan kemiskinan.

Rencana tersebut didukung Belanja Negara sebesar Rp 4.097,2 triliun dan Pendapatan Negara sebesar Rp 3.426 triliun, dengan target defisit sebesar 2,40 persen terhadap PDB. 

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun 2027 mencapai 6 persen dengan inflasi tetap terjaga pada kisaran 2,5 persen.

Bupati Bolsel Iskandar Kamaru menilai pidato Presiden memberikan arah yang jelas bagi pemerintah daerah dalam menyelaraskan kebijakan pembangunan dengan prioritas nasional.

“Pidato Presiden menjadi pedoman bagi kami di daerah untuk menyelaraskan pembangunan dengan prioritas nasional. Pemkab Bolsel akan terus memperkuat ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan rakyat,” ujar Kamaru. 

Menurut Bupati, kebijakan nasional tersebut akan terus diterjemahkan dalam program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di daerah, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

“Semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kerja nyata, pelayanan yang semakin baik, dan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (nie) 

Baca juga: Perubahan APBD 2026, Pemkab Bolsel Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan dan Ketahanan Pangan

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.