Breaking News Ratusan Penumpang Kapal Mentawai Fast yang Kandas Berhasil Dievakuasi Selamat
Rezi Azwar August 15, 2026 12:27 AM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kapal cepat Mentawai Fast yang terdampar di kawasan pintu masuk Muaro Padang, Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (14/8/2026) sore, akhirnya berhasil dievakuasi tim gabungan.

Kapal tersebut berhasil ditarik hingga ke dermaga pada pukul 20.54 WIB setelah hampir tiga jam proses evakuasi berlangsung.

Proses evakuasi berlangsung dramatis di tengah hujan badai dan gelombang besar yang melanda kawasan pintu masuk Muaro Padang.

Pantauan TribunPadang.com, kapal Mentawai Fast berhasil dievakuasi dengan cara ditarik atau ditowing menggunakan kapal Mentawai Fast lainnya menuju dermaga.

Proses penarikan sempat terkendala gelombang yang cukup tinggi. Kapal membutuhkan waktu sekitar 20 menit sejak ditarik hingga akhirnya mendekati dermaga.

Baca juga: Pencarian Pelajar Hanyut di Batang Arau Padang Dilanjutkan Besok, Cuaca dan Penerangan Jadi Kendala

Kapal Berhasil Ditowing ke Dermaga

KAPAL KANDAS- Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, memberikan keterangan terkait evakuasi penumpang kapal Mentawai Fast yang kandas di pintu Muaro Padang, Kota Padang, Jumat (14/8/2026) malam.
KAPAL KANDAS- Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, memberikan keterangan terkait evakuasi penumpang kapal Mentawai Fast yang kandas di pintu Muaro Padang, Kota Padang, Jumat (14/8/2026) malam. (TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto)

Setelah hampir tiga jam proses evakuasi, tim gabungan akhirnya berhasil menarik kapal Mentawai Fast menggunakan kapal Mentawai Fast lainnya.

Di dermaga, puluhan personel gabungan dari unsur Polri, Basarnas, dan BPBD turut membantu menarik tali untuk mengarahkan kapal agar dapat bersandar.

Proses tersebut sempat terkendala karena banyaknya masyarakat yang memadati dermaga. Petugas kemudian meminta masyarakat keluar dari kawasan tersebut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Padang Abdul Malik mengatakan evakuasi melibatkan seluruh unsur terkait.

"Evakuasi dilakukan seluruh unsur stakeholder. Tadi sempat terkendala namun kapal berhasil dievakuasi dengan cara ditowing dengan kapal Mentawai Fast yang lain," kata Abdul Malik kepada wartawan di lokasi.

Baca juga: Kapal Kandas di Muaro Padang: Tim Gabungan Evakuasi Penumpang Pakai Papan dan Tali di Tengah Badai

Menurut Abdul Malik, proses penarikan kapal sempat mengalami kendala karena terjadi pendangkalan di pintu muara.

"Kendala itu karena ada pendangkalan di pintu muara. Sementara air pasang juga belum ada. Namun selama proses evakuasi hampir tiga jam itu saat ditowing air pasang sudah ada. Sehingga kapal berhasil dievakuasi," jelasnya.

Kapal akhirnya berhasil menepi pada pukul 20.54 WIB. Para penumpang yang berada di dalam kapal tampak antusias dan bertepuk tangan setelah kapal berhasil dievakuasi.

Usai turun dari kapal, beberapa penumpang terlihat mendapat bantuan dari tim medis untuk berjalan meninggalkan kapal.

290 Penumpang Selamat

Abdul Malik menyebut berdasarkan data awal terdapat 290 penumpang di dalam kapal Mentawai Fast.

"Data awal itu ada 290 orang. Itu ada warga asing dan WNI," jelasnya.

Ia memastikan seluruh penumpang berhasil diselamatkan.

"Penumpang seluruhnya selamat," tutupnya.

Upaya Petugas Gabungan Evakuasi Penumpang

EVAKUASI PENUMPANG KAPAL- Petugas gabungan membawa tali tambat untuk mengevakuasi penumpang kapal Mentawai Fast yang kandas di Muaro Padang, Kota Padang, Jumat (14/8/2026) malam. Tim gabungan dari BPBD Padang, SAR Padang, Ditpolairud Polda Sumbar, Polri, pihak Mentawai Fast, serta masyarakat masih berupaya mengevakuasi para penumpang yang berada di dalam kapal.
EVAKUASI PENUMPANG KAPAL- Petugas gabungan membawa tali tambat untuk mengevakuasi penumpang kapal Mentawai Fast yang kandas di Muaro Padang, Kota Padang, Jumat (14/8/2026) malam. Tim gabungan dari BPBD Padang, SAR Padang, Ditpolairud Polda Sumbar, Polri, pihak Mentawai Fast, serta masyarakat masih berupaya mengevakuasi para penumpang yang berada di dalam kapal. (TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto)

Sebelum berhasil ditarik, tim gabungan juga sempat berupaya mengevakuasi penumpang menggunakan papan panjang dan tali tambat kapal.

Pantauan TribunPadang.com sekitar pukul 19.40 WIB, tim gabungan dari BPBD Padang, SAR Padang, Ditpolairud Polda Sumbar, Polri, pihak Mentawai Fast, serta masyarakat terlihat membawa papan panjang yang akan digunakan sebagai pijakan penumpang.

Tim gabungan juga membawa tali tambat kapal berwarna putih yang cukup panjang untuk membantu proses evakuasi.

Baca juga: Keluarga Histeris Tiba di Lokasi Pelajar SMP Hanyut di Batang Arau Padang: "Pulanglah Nak"

Sekitar pukul 19.20 WIB, tim gabungan datang membawa papan panjang dengan cara dipikul bersama-sama.

Sekitar 12 menit kemudian, belasan orang kembali datang membawa tali tambat kapal berwarna putih.

Namun, upaya evakuasi tersebut belum membuahkan hasil hingga pukul 20.00 WIB. Para penumpang masih berada di dalam kapal.

Kondisi tersebut terjadi karena hujan disertai badai dan gelombang laut yang cukup besar masih melanda kawasan tersebut.

Kapal Kandas Saat Hendak Masuk Muaro Padang

Sebelumnya, kapal Mentawai Fast kandas saat hendak memasuki kawasan Muaro Padang sekitar pukul 17.50 WIB.

Lokasi kapal kandas berada tidak jauh dari Pelabuhan Muaro Padang yang berada di Jalan Batang Arau, Kota Padang.

Baca juga: Kapal Mentawai Fast Kandas di Muaro Padang, Evakuasi Penumpang Terkendala Gelombang Besar

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunPadang.com dari video yang beredar, kapal Mentawai Fast tampak dipenuhi penumpang saat terombang-ambing akibat ombak yang cukup besar dan hembusan angin kencang.

Sejumlah penumpang bahkan terlihat berada di bagian atas kapal.

Ketua Kelompok Siaga Bencana (KSB) Lumba-Lumba Batang Arau, Syafrianto, mengatakan kapal tersebut sedang dalam perjalanan dari Kepulauan Mentawai menuju Kota Padang.

"Kandasnya itu sekitar pukul 18.00 WIB, kapal ini dari Mentawai menuju Padang," kata Syafrianto.

Syafrianto menjelaskan, kapal diduga terdorong ke tepian akibat hantaman ombak dan hembusan angin yang cukup kuat.

Kondisi tersebut membuat kapal tersangkut di kawasan bebatuan.

"Karena ke tepian itu sehingga menyebabkan kapal tersangkut ke bebatuan. Selain itu, di bagian tersangkut itu juga ada bangkai kapal yang menyebabkan kapal Mentawai Fast juga tersangkut," ujarnya.

Ia menyebut kondisi kapal saat kejadian dalam keadaan penuh penumpang.

Bahkan, sebagian besar penumpang yang berada di dalam kapal tersebut disebut merupakan anak-anak.

"Penumpang penuh dan kebanyakan anak-anak," katanya.

Baca juga: Detik-detik Kecelakaan Maut di Pessel, Pelajar 15 Tahun Tewas Terlindas Truk Tangki Pertamina

Tim Gabungan Berupaya Evakuasi

Tim gabungan dari BPBD Padang, SAR Padang, Ditpolairud Polda Sumbar, Polri, pihak Mentawai Fast, serta masyarakat kemudian berada di lokasi untuk membantu proses evakuasi.

Proses evakuasi sempat mengalami kendala karena kondisi cuaca dan gelombang laut.

Kapal beberapa kali terlihat bergoyang cukup hebat akibat dihantam gelombang. Sejumlah penumpang tampak berupaya berpegangan pada bagian kapal untuk menjaga keseimbangan.

Para penumpang juga terlihat masih bertahan di dalam kapal. Sebagian duduk di bagian dalam dan belakang kapal, sementara beberapa lainnya berdiri di atas kapal.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang Hendri Zulviton yang berada di lokasi mengatakan tim gabungan saat itu masih fokus mengevakuasi para penumpang.

"Untuk berapa penumpang dan bagaimana kondisi penumpang kami belum bisa menyampaikan. Karena saat ini kami fokus mengevakuasi para penumpang," katanya kepada TribunPadang.com.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.