Laporan wartawan TribunBanten.com Ade Feri Anggriawan
TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG – Aksi kericuhan mewarnai laga semifinal Pekan Olahraga Antarpegawai (POR Pegawai) tingkat Kabupaten Tangerang 2026, yang mempertemukan tim Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang dengan Polresta Tangerang di Stadion Mini Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (14/8/2026).
Pertandingan yang mempertemukan kedua tim tersebut berlangsung dalam tensi tinggi.
Situasi di lapangan sempat memanas hingga sejumlah pemain dan suporter dari kedua tim masuk ke area pertandingan.
Berdasarkan video yang diterima TribunBanten.com, kericuhan terjadi ketika sejumlah pemain dan orang yang berada di sekitar lapangan masuk ke area pertandingan.
Beberapa pemain kemudian tampak saling berhadapan dan terlibat dorong-dorongan hingga berujung pada aksi adu jotos.
Dalam video tersebut, Tim Polresta Tangerang tampak mengenakan jersey biru-putih, sedangkan pemain DLHK Kabupaten Tangerang menggunakan jersey berwarna hijau.
Sejumlah orang kemudian terlihat berusaha melerai para pemain yang terlibat keributan.
Petugas dan pihak lain di sekitar lapangan juga tampak berupaya mengendalikan situasi.
Baca juga: Tangsel Siapkan Perseroda Pasar, 8 Pasar Tradisional dan 3 Pasar Modern Bakal Dikelola Satu Badan
Kasi Humas Polresta Tangerang Ipda Tri Leksono Febrianto membenarkan adanya insiden tersebut.
Menurut Tri, kericuhan bermula setelah terjadi pelanggaran keras terhadap salah satu pemain dari tim Polresta Tangerang.
"Kronologi kejadian berawal adanya pelanggaran yang keras dengan sengaja menjegal yang mengakibatkan salah satu pemain dari tim polisi terjatuh tersungkur," kata Tri saat dikonfirmasi, Jumat (14/8/2026) malam.
Lebih lanjut dirinya menjelaskan, bahwa akibat pelanggaran tersebut kemudian memicu ketegangan antara kedua tim.
Namun, kata dia, situasi akhirnya dapat diredam sehingga pertandingan kembali dilanjutkan.
"Sempat terjadi ketegangan antara kedua tim, namun ketegangan bisa dilerai dan pertandingan bisa dilanjutkan hingga babak akhir," ujarnya.
"Para suporter dari kedua tim pak," jelas Tri, menjawab pertanyaan perihal pihak yang terlibat keributan.
Tri memastikan, persoalan tersebut telah diselesaikan di lokasi.
Menurutnya, kedua pihak telah berdamai dan pertandingan tetap dilanjutkan hingga selesai.
"Sudah berdamai di tempat, Pak. Pertandingannya juga dilanjutkan sampai babak terakhir," kata Tri.
Dalam pertandingan tersebut, tim Polresta Tangerang akhirnya keluar sebagai pemenang setelah mengalahkan tim DLHK Kabupaten Tangerang dengan skor tipis 1-0.