TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Lahan Sultan Ground (SG) seluas 2,5 hektare di Secang Kalinampu, Kalurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul, terbakar pada Jumat (14/8/2026).
Kepala Bidang Damkarmat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bantul, Kristanto Kurniawan, menyebut, kejadian kebakaran berlangsung sebelum pukul 12.00 WIB.
"Diduga ada seseorang yang membakar sampah lahan dan ditinggal pergi mengakibatkan api merembet ke semak-semak dan merembet ke lahan yang lebih luas," katanya, saat dikonfirmasi Tribunjogja.com.
Kejadian itupun diketahui warga setempat dan dikhawatirkan merembet ke permukiman.
Warga selanjutnya melakukan koordinasi dengan pemangku wilayah setempat.
Selanjutnya, kejadian itu dilaporkan ke pemadam kebakaran Kabupaten Bantul untuk segera dilakukan pemadaman.
Pukul 12.58 WIB, personel pemadam kebakaran pun tiba di lokasi kejadian.
"Proses pemadaman dilakukan dengan menerjunkan satu unit pemadam kebakaran dan satu unit kendaraan sepeda motor milik pemadam kebakaran," tuturnya.
Baca juga: Ditinggal Kerja, Satu Rumah di Jatimulyo Bantul Kebakaran, Kerugian Capai Rp85 Juta
Proses pemadaman pun sempat dilakukan secara manual dikarenakan area yang terbakar cukup sulit terjangkau kendaraan besar.
"Proses pemadaman melibatkan enam personel pemadam kebakaran Bantul dan perangkat desa, FPRB, koramil, polsek, dan warga setempat," ujar Kristanto.
Tepat pukul 16.38 WIB, kobaran api berhasil dipadamkan. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materil dari kejadian tersebut.
Kendati demikian, pihaknya menekankan kepada masyarakat untuk bersama-sama mengantisipasi kebakaran hutan sebelum terjadi.
"Hindari pembakaran lahan, sampah, dan semak belukar. Masyarakat diimbau waspada terhadap tiupan angin yang mempercepat penyebaran api," tandas dia.(*)