28 Paskibra Maluku Dikukuhkan, Gubernur : Ini Kehormatan dan Tanggung Jawab Generasi Muda
Mesya Marasabessy August 15, 2026 09:52 AM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa mengukuhkan 28 anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Provinsi Maluku Tahun 2026 di Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Jumat (14/8/2026). 

Puluhan pelajar terpilih itu akan mengemban tugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang.

Ke-28 anggota Paskibra yang dikukuhkan terdiri atas 14 putra dan 14 putri terpilih dari seluruh kabupaten/kota. 

Mereka berpasangan perwakilan dari Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Seram Bagian Barat, Buru, Maluku Tenggara dan Maluku Barat Daya.

Sebelumnya mereka telah melalui proses seleksi dan mendapat kepercayaan untuk menjalankan tugas pada upacara peringatan kemerdekaan tingkat Provinsi Maluku.

Bersama Koordinator Pelatih Paskibra Maluku, Pembantu Letnan Satu (Peltu) Levi Huwae dan rekan lainnya, mereka disiapkan secara fisik dan mental hingga resmi dikukuhkan. 

Baca juga: Sekjen Lantik 1.361 Pejabat ATR/BPN: Amanah Baru untuk Jadi Motor Penggerak Perubahan

Baca juga: Kementerian ATR/BPN Siapkan 4 Instrumen Pertanahan untuk Pertamina Dukung Ketahanan Energi Nasional

Gubernur dalam arahannya mengatakan pengukuhan ini sebagai bentuk kesiapan dan komitmen anggota Paskibraka dalam menjalankan tugas dengan disiplin, kekompakan dan penuh tanggung jawab.

"Tugas yang mereka emban bukan hanya berkaitan dengan prosesi pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter generasi muda," tegasnya. 

Melalui Paskibraka, puluhan pelajar itu didorong untuk menumbuhkan nilai-nilai nasionalisme, kedisiplinan, semangat kebangsaan serta rasa cinta terhadap tanah air. 

Dengan dikukuhkannya 28 anggota Paskibraka Provinsi Maluku Tahun 2026, mereka diharapkan mampu menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya dan menjaga kepercayaan yang telah diberikan. 

Menurut Hendrik tugas ini menjadi kehormatan dan tanggung jawab untuk memberikan teladan serta memperkuat semangat persatuan di kalangan generasi muda.

"Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal berharga bagi mereka untuk tumbuh sebagai generasi muda yang memiliki integritas, keteladanan dan kepedulian terhadap bangsa dan daerah," harapnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.