SURYA.co.id, BOJONEGORO – Upaya mendahului kendaraan di tengah jalan diduga berujung petaka di Jalan Raya Bojonegoro-Cepu.
Sebuah truk Mitsubishi bertabrakan dengan pikap Mitsubishi L300 di wilayah Desa Ngulanan, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (14/8/2026) sekitar pukul 00.10 WIB.
Benturan keras dalam kecelakaan tersebut menyebabkan pengemudi pikap, D.S.N (20), warga Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo, meninggal dunia.
Dua penumpang pikap mengalami luka-luka, sementara sopir truk juga dilaporkan selamat dengan kondisi luka.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro Ipda Septian Nur Pratama mengatakan kecelakaan bermula ketika truk Mitsubishi bernomor polisi H-8857-OV yang dikemudikan A.M (29), warga Desa Pandanharum, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah melaju dari arah timur menuju barat atau Bojonegoro menuju Padangan.
Baca juga: Siswa SMA Bojonegoro Fachri Akbar Raih Duta SMA Nasional 2026
Saat tiba di lokasi kejadian, truk tersebut diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan berusaha mendahului sejumlah kendaraan di depannya.
Manuver itu dilakukan dengan mengambil jalur kanan hingga masuk ke lajur kendaraan dari arah berlawanan.
Pada saat bersamaan, dari arah barat menuju timur melaju pikap Mitsubishi L300 bernomor polisi AE-1424-KB yang dikemudikan D.S.N bersama dua penumpangnya.
"Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, kedua pengemudi tidak dapat menghindar sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas," ujar Ipda Septian.
Kerasnya benturan membuat kedua kendaraan mengalami kerusakan. Pikap L300 mengalami kerusakan paling parah.
Bagian kabin sisi pengemudi ringsek hingga nyaris tak berbentuk.
Bak pikap bahkan terlepas dari bodi kendaraan, sementara pecahan kaca berserakan di badan jalan.
Akibat kecelakaan tersebut, D.S.N mengalami luka parah hingga akhirnya meninggal dunia.
Dua penumpang pikap, T.A.A (26), warga Desa Tamanprijeg, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, dan Y.N.R (28), warga Desa Trepan, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, selamat, tetapi mengalami luka-luka.
Sementara pengemudi truk, A.M, juga dilaporkan selamat dan mengalami luka.
"Satu orang meninggal dunia, yakni sopir pikap, sedangkan dua penumpangnya mengalami luka-luka," kata Septian.
Seluruh korban kemudian dievakuasi ke RSUD Bojonegoro untuk mendapatkan penanganan medis.
Satlantas Polres Bojonegoro selanjutnya menangani kecelakaan tersebut dan melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara lengkap penyebab kejadian.
Polisi mengimbau pengendara tidak memaksakan diri melakukan manuver mendahului apabila situasi jalan tidak memungkinkan.
Pengendara diminta memastikan kondisi jalur benar-benar aman sebelum mendahului kendaraan lain. Kondisi tubuh juga perlu diperhatikan, terutama ketika lelah atau mengantuk, agar tidak membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.