Gempa M7,7 Flores Picu Tsunami Kecil, Gelombang Tertinggi 0,94 Meter
Laksmi Anindita August 15, 2026 11:44 AM

- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi tsunami kecil di tujuh lokasi setelah gempa magnitudo 7,7 mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026).

Gempa terjadi pada pukul 04.58 WIB atau 05.58 WITA dengan kedalaman 15 kilometer.

Tsunami yang terdeteksi memiliki ketinggian mulai 0,14 meter hingga 0,94 meter. Gelombang tertinggi tercatat di Maurole, Ende.

Setelah gempa, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah di NTT, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.

Baca juga: Dampak Gempa Flores: Bangunan Rusak, Longsor Putus Jalur Trans Flores Ende-Bajawa

Tujuh Lokasi Terdeteksi Tsunami

Berikut tujuh lokasi yang mencatat tsunami setelah gempa M7,7 di Flores:

  • Bakalang, Alor, mencatat tsunami setinggi 0,14 meter pada pukul 05.41 WIB.
  • Dompu mencatat gelombang setinggi 0,17 meter pada pukul 05.29 WIB.
  • Flores Timur mencatat tsunami setinggi 0,25 meter pada pukul 05.24 WIB.
  • Labuan Bajo mencatat gelombang setinggi 0,36 meter pada pukul 05.26 WIB.
  • Maurole, Ende, mencatat tsunami tertinggi, yakni 0,94 meter pada pukul 05.27 WIB.
  • Pelabuhan Kewapante, Sikka, mencatat gelombang setinggi 0,38 meter pada pukul 05.16 WIB.
  • Sikka mencatat tsunami setinggi 0,19 meter pada pukul 05.03 WIB.

BMKG sebelumnya mengeluarkan peringatan dini tsunami setelah gempa M7,7 mengguncang Flores.

Peringatan tersebut mencakup wilayah NTT, NTB, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.

Data mengenai dampak gempa dan aktivitas gelombang laut masih dapat diperbarui berdasarkan pemantauan BMKG. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.