Hari Pramuka ke-65, Kwarcab Tegal Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
muslimah August 15, 2026 12:14 PM

Hari Pramuka ke-65, Kwarcab Tegal Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan


TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Tegal menggelar Renungan dan Ulang Janji serta sarasehan Hari Pramuka ke-65 tahun 2026, di Lapangan Kelurahan Kudaile Slawi, Kamis (13/8/2026). 

Pimpinan Kwarcab, pengurus andalan dan ratusan perwakilan berbagai satuan Pramuka mengikuti prosesi dalam suasana khidmat dengan penerangan obor.

Renungan Ulang Janji dipimpin Wakil Ketua Kwarcab Tegal Bidang Pembinaan Anggota Muda, Ahmad Uwes Qoroni. 

Peserta kemudian mengucapkan Tri Satya dengan memegang Sang Merah Putih di dada kiri dan memberikan hormat dengan tangan kanan.

Kegiatan berlanjut dengan sarasehan di Pendopo Kwarcab Kabupaten Tegal bertema "Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan."

Dalam sarasehan, anggota Pramuka didorong ikut mendukung program pemerintah termasuk swasembada pangan.

Uwes menekankan peran Pramuka dalam mendukung program prioritas pemerintah sekaligus menyiapkan generasi muda menjadi pemimpin masa depan.

Menurutnya, generasi muda tidak cukup hanya memiliki ilmu pengetahuan, tetapi juga harus memiliki adab, sopan santun dan etika. 

"Tidak hanya dibekali ilmu tinggi, tetapi yang penting adalah adab, sopan santun dan etika. Pemimpin yang bijak harus punya adab, sopan santun agar bijaksana dan inilah yang harus diketahui dan diterapkan generasi muda," tegas Uwes, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Sabtu (15/8/2026). 

Uwes juga meminta seluruh anggota Pramuka khususnya Kwarcab Tegal mampu menjadi duta Pramuka yang membawa karakter kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari. 

"Semua anggota Pramuka harus mampu menjadi duta Pramuka mewakili karakter Pramuka. Selain itu sesuai tema harus mendukung program pemerintah termasuk swasembada pangan," ujar Uwes. 

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Tegal sekaligus Anggota Mabicab Tegal, Endro Nor Susilo, menyampaikan pentingnya peran anggota Pramuka dalam mendukung swasembada pangan menuju Indonesia Emas 2045.

Endro menyebut Kabupaten Tegal memiliki potensi besar. 

Ia memaparkan, Rata-rata luas tanam padi selama 2020-2024 mencapai 63.509 hektare per tahun, dengan rata-rata produksi sekitar 393.628 ton gabah kering panen per tahun.

Potensi tersebut perlu ditopang regenerasi petani, teknologi, perlindungan lahan dan keterlibatan pemuda.

Endro menilai anggota Pramuka dapat menjadi pelopor pertanian melalui kebun pangan, demplot padi dan hortikultura, penanaman tanaman pangan, pemanfaatan lahan pekarangan, serta budidaya dengan polybag, hidroponik dan vertikultur.

"Pramuka juga bisa ikut memperkuat ketahanan pangan keluarga dan desa melalui kebun pangan keluarga, lumbung pangan, pengolahan hasil pertanian, konsumsi pangan lokal dan edukasi pangan bergizi serta aman," jelas Endro. 

Masih pada kesempatan yang sama, Endro menegaskan, Pramuka tidak seharusnya hanya menjadi peserta kegiatan seremonial saja. 

"Pramuka dapat berperan sebagai pelopor pertanian modern, kader petani muda dan penggerak ketahanan pangan. Peran itu dapat diperkuat melalui Saka Tarunabumi, demplot pangan, teknologi, kewirausahaan dan kolaborasi lintas sektor," tandasnya. (dta)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.